Vibe Coding Mulai Bersentuhan dengan Hukum. Sudahkah Aplikasi Anda Siap Secara Legal? Beberapa hari terakhir, jagat media sosial pengembang aplikasi ramai membahas sebuah kasus yang cukup menarik.
Seorang vibe coder dikabarkan mendapat somasi dari penggunanya (versi berita lain oleh cliennya) setelah aplikasi yang ia bangun mengumpulkan data pribadi tanpa kebijakan privasi yang memadai.
Saya sendiri belum mengikuti secara lengkap bagaimana akhir dari proses hukumnya. Jadi artikel ini bukan bertujuan membahas siapa yang benar atau salah.
Namun, kasus tersebut menjadi pengingat bahwa ketika aplikasi kita mulai digunakan orang lain, kita tidak lagi hanya berurusan dengan coding, database, atau server. Kita juga mulai memasuki wilayah hukum.
Fenomena ini sebenarnya cukup bisa dipahami. Banyak pengembang saat ini lahir dari era AI.
Mereka mampu membuat aplikasi dalam hitungan jam menggunakan ChatGPT, Claude, Cursor, Windsurf, atau tools AI lainnya.
Kemampuan membangun produk meningkat sangat cepat, tetapi pemahaman mengenai aspek legal sering kali tertinggal. Continue reading
