6 Contoh Kata Kata Follow Up Customer Lewat Whatsapp Email Telepon Anti Galau "Selling to a new client cost five to 25 times more than to an existing client"

Anjrahweb.Com – Baik, hari ini kita akan belajar Contoh Kata Kata Follow Up Customer Lewat Whatsapp Email Telepon. Bisa dipakai ke banyak media komunikasi karena prinsipnya tetap sama.

Memang sih, Kalau kita berbicara teknik closing sales yang jitu, pasti tidak akan lepas dari bagaimana cara melakukan followup kepada calon customer maupun customer kita. Karena demikian pentingnya follow up dalam penjualan dimana sebagian besar calon clien tidak langsung closing di awal ketemu.

Sejumlah ahli pemasaran bahkan merekomendasikan, follow up itu bukan sekali dua kali kontak. Namun di katakan followup itu kalau kita sudah melakukannya minimal 12 x ke 1 target customer yang sama. Ya tentu dengan berbagai jurus, jangan monoton follow up cuman telepon/ sms/ whatsapp / chat “Om tante, jadi transfer nggak?”.

Kalau kata kata follow up yang dipakai begitu terus, calon customer malah jadi ilang feelingnya buat beli kepadamu.

Follow up artinya apa

Bentar bentar, ni mentor saya bilang suruh follow up customer. Emangnya arti follow up itu apa?

Siaap.

Follow up itu simpelnya melakukan kontak lanjutkan kepada calon customer dengan cara dan metode tertentu supaya dia yang tadinya nggak jadi beli jadi beli. Atau dia yang sudah beli, bisa beli lagi lebih banyak lebih sering ke kita.

Memfollowup itu kita mengkontak ulang boleh via ketemuan langsung, BBM, Whatsapp, Telepon, Chatting apa aja sarananya.

Ingat demikian penting follow up sampai di katakan, “Selling to a new client cost five to 25 times more than to an existing client” – the Harvard Business Review. Melakukan followup jauh lebih murah dibanding kita iklan atau bicara sama customer yang benar benar baru.

Ingat Ingat tiga ragam jenis Customer

Memfollowup yang sudah kontak (Warm Market), ini jauh lebih besar kemungkinan closingnya dibanding yang sama sekali belum kontak. Masih pada ingetkan kalau customer terbagi tiga macam?

  • COLD – Customer yang sama sekali belum kenal kita belum kenal produk kita
  • Warm – Sudah kenal kita / produk kita bisa jadi dari relasi dia / iklan / project marketing yang kita jalankan
  • HOT – Customer yang udah tau banget kita dan kualitas produk / jasa kita

Kepada yang masih cold kita fokus edukasi benefit/ value dari produk / jasa yang kita jual. Kita dekatkan dia ke masalah masalah yang aslinya tersolusikan dengan hadirnya produk / jasa kita. Aslinya bisa jadi dia punya masalah itu cuman tidak dia sadari.

Maksudnya seperti apa sih?

Pikir pikir deh iklan pocari sweat. Jaman belum ada pocari sweat adakah yang berfikir sehabis olahraga ion ion tubuh kita terkuras habis? Ya saya sendiri berpikir, entah beneran atau tidak. Positioning pocari sweat masuk ke pasar minuman ringan di indonesia kan sukses besar dengan membawakan topik ION gitu.

Awalnya kita tidak merasa ada masalah ketika olahraga minum airputih biasa. Hari ini, setelah ‘disadarkan’ oleh iklan iklan pocari sweat kita jadi ‘merasa butuh’ buat minum pocari selepas selesai berolahraga.

Nah inilah si pocari mendekatkan masalah manusia, mengingatkan dia ION itu berkurang ketika olahraga, sambil menyisipkan doktrin bahwa solusinya ya minum pocari agar ionnya di tubuh stoknya terjaga.

Nah, prosesnya. Cold ke warm. Pocari edukasi cold market yang enggak paham itu ion, jadi paham adanya ion ditubuh (warm market). Akhirnya sekarang banyak yang maniak minum pocari selepas olahraga (hot market). Gitu deh.

6 Contoh Kata Kata Follow Up Customer Lewat Whatsapp Email Telepon Anti Galau

Btw, aslinya Perlu ngga sih yang namanya follow up pembeli maupun calon pembeli?

Nah penting banget dijawab dulu.

Daripada udah berbusa busa jelasin Contoh Kata Kata Follow Up Customer Lewat Whatsapp Email Telepon yang bisa dilakukan, eh malah Anda merasa tidak butuh.

Ini ilmu penting buat training CS kita, diri kita, seorang copywriter, seorang pemasar produk secara umum. Karena apapun ujung dari kita jualan, PASTI BUTUH ILMU FOLLOWUP.

Lalu, apa jawabannya?

Jawabannya, TERSERAH…

Mau difollow up, boleh.
Gak difollow up, juga boleh.

Yang gak boleh itu, gak jualan. Hehehe
Atau syukur, tanpa followup itu udah closingnya crang cring banyak masuk rekening kita.

Tapi biasanya sebagian besar orang bertransaksi lewat chatting.
Nah, oleh karena itu buyer maupun calon buyer (Cabuy) sebaiknya difollow up

Oya, sebelum lanjut. Tulisan ini saya lupa siapa yang nulis, idenya saya dapatkan dulu kalau enggak salah dari newsletter email siapa gitu. Langsung saya kopas saya sharekan ke tim saya. Prinsip, saya share ulang di sini, saya kasih tambahan tambahan seperlunya agar lebih asik di baca.

Lanjut ya…

Followup Se elegan mungkin, jangan ngemis ngemis minta transfer

Mereka yang gak follow up cabuy  punya keyakinan bahwa produk yang benar-benar bagus gak perlu terlalu ngotot untuk dipromosikan, karena kalau marketnya butuh, entar dateng sendiri. Gak usah ngemis-ngemis, “Bang, transfernya kapan bang? Aku butuh uang nih…”.

Jadi, gak salah kalau misalkan cabuy gak difollow up dan ditanyain kapan mau transfer, santai aja.

Pasrah. Follow upnya ke langit langsung, minta sama Allah. Yaa muqollibal quluub, tsabbit quluubahum ‘alaa transfer (wahai Allah maha pembolak balik hati, mantapkan hati cabuy untuk segera transfer ) Doanya gitu. Serius.

Tapi kan mas sayang kalau gak difollow up, saya mah mau follow up aja deh...”

Kalaupun anda mau follow up cabuymu itu, nih ada tips dan trik yang super tokcer. Mau?

Nih alternatif follow upnya

 

6 Contoh Kata Kata Follow Up Customer Lewat Whatsapp Email Telepon

Pertama, DOAIN.

Kalau Anda follownya via chat, doain aja cabuynya. Tulus tapi ya. Jangan modus. Innamal a’malu binniyat. Sayang kalau cuma modus supaya cepet closing.

Contohnya gini:

“Mba, moga nanti buku Chit Chat yang mba pilih kemarin bisa bener-bener cocok dan suka ya. Makin tinggi angka closingnya, makin naik omsetnya suaminya. Aaamiin…”

Kebayang?

Cara di atas sangat soft dan nyaman dibaca. Emosinya menenangkan dan menentramkan pikiran cabuy. Bakal beda banget dengan cara yang ini:

Kedua, SINDIR.

Kalau Anda follow upnya via email, atau SMS, Anda bisa sindir mereka dan ngasih kode-kode gitu.

Contohnya gini:

“Saya mengenal banyak orang sukses di Indonesia. Kebiasaan baik mereka adalah melakukan take action cepat saat ada peluang datang, gak nunda-nunda. Karena mereka tahu, peluang dan kesempatan belum tentu datang 2x”.

Intinya mah nyindir cabuy supaya gak nunda-nunda dan buruan action. Cara Melakukan Followup ke Prospek Customer Lewat Whatsapp

Atau, Anda bisa pake sindir dengan begini:

“Eh tahu gak, konon katanya, orang yang suka PHP in penjual, biasanya dagangannya sendiri suka di PHP in sama calon pembelinya. Karma namanya. Saya sih percaya gak percaya. Gak tahu kalau kamu? Moga jangan sampai deh ya”

Hahahaha. Intinya jangan suka PHP ya.

Ketiga, TAGIH BRUTAL.

Tagihlah pembayaran si konsumen anda. Baik dengan cara yang soft maupun hard

Contoh kata kata follow up penawaran bisa juga kaya gini.

“Hai. Buruan transfer ya. Promo Paket Resolusi akan ditutup besok malam. Kalau emang serius beli, buruan transfer! Jangan nunda-nunda. BT tau di PHP-in mulu..”

Hahaha..

Keempat, Kalau Udah Di Followup Cuman di READ DOANG?

Pernah ngalamin yang beginian?  Kalau belum berarti jualannya enggak pake komunikasi whatsapp bisa jadi langsung add to cart atau jualannya kurang serius nih he he he.

Prinsip, kalau layanan customernya masih berbasis chatting. Akan dapat fenomena seperti itu.

Solusinya pie Kang Anjrah?

Contoh kata kata followup ke pembeli yang begini:

Kak, chat/sms/whatsapp saya jangan di read doang dong. Aku jangan dicuekin. Kalau kakak enggak beli saya enggak musuhin atau block kok. Kita tetap saudaraan 🙂 “.

Atau

Kak, chat/sms/whatsapp saya jangan di read doang dong. Aku jangan dicuekin. Kalau kakak enggak beli saya enggak nggigit atau block kok. Kita tetap saudaraan 🙂 “.

Daaan sebagainya.

Btw, Kapan Waktu yang tepat untuk melakukan follow up customer / calon pembeli kita?

Ketika kita / mentor bisnismu meminta melakukan follow up bukan berarti langsung brutal tiap menit kita chat kita tagih ya.

Terapkan pada dirimu sendiri.

Misalnya nih, dirimu mau beli sesuatu pas online. Dirimu udah kontak awal / chat ke penjualnya. Eh dianya serrrriiiing banget chat nanyain, “kak udah transfer belum”, “jadi beli kak?“, atau kata kata lainnya. Pasti ilfil ya?

Tips dari saya, misalnya pas beliau chat awal awal, kok dianya udah bilang, “Nanti tanya suami dulu”. Lalu kita balas saja, “Siap kak, mohon ijin nanti sore atau besok pagi kami ingatkan kakak lagi ya, agar barangnya bisa segera kami siapkan”. Jadi kita minta ijin untuk ‘memfollow up’ tapi pake kata kata ‘bantu ngingetin’.

So, waktunya ya di rentang sore / pagi sesuai yg udah kita ucapkan tadi / chatkan tadi.

Lalu biasanya dalam 1×24 jam maksimal 2x 24 jam sudah kami followup lagi (followup pertama dan kedua). Misalnya tuh kita bilang begini, “Hai kak ini dari Khesia. Tempo hari kakak merencanakan mau belanja produk A,B,C dengan spesifikasi B,C,D,E. Apakah keterangan dari kami sudah cukup jelas dan bisa transaksi sekarang? Stok produk terbatas lo kak”.

Daaan lain sebagainya.

Target Follow Up kita itu buat ngedapetin apa Sih Aslinya?

Oke, Sebagai penutup saya kasih ringkasan tambahan. Apa pentingnya kita melakukan followup?

  1. Boost Your Sales: Customer yang terlayani dengan baik dia akan suka datang lagi dan belanja lebih banyak
  2. Increase Customer Retention: bisnis akan sakit kalau customernya cuman customer sekali beli terus pergi (kecuali di bisnis tertentu). Followup akan membantu merubah customer yang cuman sekali beli, dia bisa rutin beli jadi pelanggan kita
  3. Generate Customer Testimonial and Referral: kita bisa dapatkan testimoni ( ini mujarab buat jualan kita) atau dapatkan referal dari dia. Referal maksudnya kita bisa tanyakan ke customer, “Adakah lagi mungkin relasi / teman anda, yang dia punya masalah seperti anda lalu anda ingin dia juga mendapatkan solusi terbaik seperti yang sudah anda alami dengan produk / jasa kami?”
  4. Improve your performance: kita bisa dapat banyak feedback dari suara asli customer agar bisa memperbaiki produk / jasa atau layanan kita.
  5. Innovate: ada banyak inovasi lahir dari suara pelanggan. Kita harus dengarkan keluhan, kebutuhan, masukan, dream mereka agar kita bisa ciptakan penyempurnaan produk / subtitusi produk buat mereka
  6. Differentiate: Banyak bisnis tidak melakukan followup, hanya anda dan bisnis anda yang selalu ada di hati customer.

Semoga Contoh Kata Kata Follow Up Customer Lewat Whatsapp Email Telepon yang kami sharekan bermanfaat ya. Ilmu ini bisa baut followup prospek MLM, Customer toko online, Customer offline, buat cari jodoh. Simak juga, cara bikin kata untuk iklan produk di social media.

Apa saja deh. Karena komunikasi apapun aslinya tetap butuh followup kok.

Btw, Artikel ini boleh dong dirimu sharekan juga ke temen fb, twitter, atau temen grup whatsappmu. Mau terus dapat artikel seru begini? Langganan aja. Bisa via kolom di bagian kanan artikel atau pakai form berikut ini (ada hadiah ebook spesial bagi yang subscribe via form ini) :

 

=====

Berlangganan Artikel Keren dari AnjrahWeb

Isi nama, email, dan sebutkan apa makanan favorite mu ya, terus klik submit. Setelah itu buka emailmu, lakukan konfirmasi. Ebook saya kirim ketika temen temen sukses melakukan konfirmasi. Pastikan datanya benar ya, proses jalan otomatis :).







====

Topik Diskusi:

cara follow up customer lewat whatsapp, cara follow up customer, contoh kata kata follow up customer, contoh follow up, Cara follow up, cara follow up customer lewat telepon, kata kata follow up customer, contoh follow up customer lewat whatsapp, contoh kalimat follow up, kata kata follow up, cara follow up customer lewat email, Cara mem follow up castamer, cara follow up pelanggan, contoh chat whatsapp untuk prospek, cara sales via WhatsApp, cara follow up lewat whatsapp, contoh chat follow up konsumen mobil, cara follow up yang baik, cara yang baik dalam follow up konsumen mobil, cara follow up customer mobil lewat whatsapp

16 Istilah Penting Dalam Lisensi Software dan Produk Digital, Jangan Asal Pake!

Anjrahweb.COm – Saya bagikan kepada anda Istilah Penting Dalam Lisensi Software dan Produk Digital. Istilah ini penting di ketahui buat anda yang:

  • Mau Jadi Vendor / yang mau juala produk digital
  • Pembeli yang mau beli produk digital ( misal mau belanja di jvzoo atau pusat sofware online appsumo)
  • Konsultan marketing yang mau bantu arahkan orang jual produk digital
  • Copywriter yang agar nggak asal asalan nulis promonya seperti apa

Karena, kalau sampai salah menjelaskan di awal, bisa bermasalah akad akadnya. Parahnya anda sampai bisa bertengkar dengan para customer anda kalau sampai nggak clear di depan.

Kalau posisi anda sebagai pembeli, udah kadung beli malah salah persepsi. Itu juga bisa berabe urusannya. Ya ndak? Maka agar kita jadi pembeli cerdas, silakan saja langsung pahami istilahnya.

Bagi yang belum pernah lihat, ini sampelnya dari penawaran produk digital video robot yang lagi launching:
16 Istilah Penting Dalam Lisensi Software dan Produk Digital

Dikatakan disitu One time price price bla bla bla lalu Commercial License. Ya kan? ada banyak produk luar yang pakai bahasa istilah begini. Kalau di envanto ada istilah standar licence ada extended licence. Intinya dibaca klausul klausul pembeliannya sebelum kita transaksi. Udah pas sama yang kita mau atau enggak.

16 Istilah Penting Dalam Lisensi Software dan Produk Digital

Arun Pattnaik menjelaskan secara lengkap contoh offer dan lisensi yang biasa dipakai oleh orang jualan produk digital / saas di dunia online. Simak:

  1. LTD LifeTimeDeal. A one-time price for lifetime usage of a product. A ‘lifetime’ is until the service/company gets acquired (new top management) or gets shut down. Realistically, a ‘lifetime’ should mean 10-15 years. Plutio, Convertfox
  2. Lifetime Recurring Discount A % discount which auto-applies monthly/yearly as long as the subscription is active. Animatron, Crowdfire
  3. Personal non-commercial license You can use the service/product for your own projects where you can’t make money off it. meh
  4. Personal license You can use the service/product for your own projects. Airtable, Fieldbook
  5. Commercial license You can use the service/product for your clients’ projects or can sell the end product (e.g videos generated by a video tool) to clients. Reevio
  6. Agency license You can create and manage client websites/projects under your own account. Your clients may or may not have their own dashboards. You can either share resources from your own account limits (see sub-accounts) or purchase resources at a discounted rate from the deal provider. Leadworx
  7. Reseller license You can purchase additional licenses/resources at a discounted rate and sell them to your clients. ShortPixel
  8. Whitelabel You can rename the service/product, change the branding, and use your own domain. BetterProposals, CloudApp
  9. Whitelabel agency Same as whitelabel, but you can also sell sub-accounts to your clients as your own product/service. Your clients won’t get to see the original provider. Simvoly
  10. Whitelabel reseller You can completely rebrand the service/app and sell it (the entire product/service, not your own share) to your clients at your own markup. Funnelbake ($997)
  11. OTO One Time Offer. Usually bundled with LTDs (mostly with JVZOO), you’re given an upgrade (in resources, features or limits) at a one-time price. This is a cost separate from the original LTD price. MissingLettr Bolt-ons
  12. Premium Upgrade LTD buyers are usually offered upgrades to higher plans (with more resources, features and/or higher limits) at a discounted price (see Lifetime Recurring Discount) which is significantly lower than what non-LTD buyers would pay. Vooplayer Enterprise
  13. Premium Downgrade After upgrading (via a premium upgrade), LTD buyers can choose to cancel the recurring subscription and can still resume their LTD. —
  14. Stacking You can combine resources or limits upon buying multiple LTDs. Stacking is not allowed in some deals, while some other LTDs let you unlock additional features if you stack a certain number of deals. ZoConvert (+ limits), Plutio (+ features)
  15. Sub-accounts You can give access to your purchased resources to your clients. They may or may not have a dashboard. ShortPixel
  16. Affiliate You get a commission by selling a product/service to new users. —

Dari 16 Istilah Penting Dalam Lisensi Software dan Produk Digital di atas, mana aja yang sudah sering kamu jumpai kak?

Apa cuman 16? Enggak lah, pengalaman saya dulu launching produk digital, bikin saya nemu istilah istilah baru juga seperti:

  1. Front End / FE
  2. Product Funnel
  3. Salespage
  4. Opt In Page
  5. IPN Paypal
  6. Launch Strategy
  7. Upsell
  8. Downsell
  9. Amember
  10. Digital Access Pass, dll

Daaan lain sebagainya. Kira kira ada yang kepengen saya tulari ilmu launching produk digital kah? Buat pemula aja. Kalau pada tertarik komen mau dibawah ya. He he he. Gratis? enggak. Bayar, Rp 300rb aja pie? :D.

 

Buying Cycle Bagan Tahapan Keputusan Pembelian Konsumen Itu Seperti Apa?

Anjrahweb.Com – Kata Para Pakar, Kalau mau sukses jualan online, pahamilah Buying Cycle Bagan Tahapan Keputusan Pembelian Konsumen Itu Seperti Apa. Nah, ini menarik. Mari kita coba bedah apa sih yang dimaksud dengan istilah di atas.

Agar tidak kejauhan, tempatkan pada diri anda sendiri untuk meraba tahapan keputusan pembelian konsumen di dunia online.

Kalau anda sendiri, apa lihat barang langsung beli? Atau karena jaman dulu pernah belajar tentang produk itu, sudah lama tersimpan dalam memori kita. Pas butuh kayak ada kaset rekaman yang diputarkan di kepala kita memunculkan pengalaman belajar kita tentang sesuatu produk / jasa tersebut.

Buying Cycle Bagan Tahapan Keputusan Pembelian Konsumen

Ngepasin muncul iklannya, lalu kita membeli. Iya apa iya? agar lebih jelas, bari kita bedah saja keputusan pembelian menurut para ahli dalam konsep seperti berikut:

buyers cycle bagan tahapan keputusan pembelian konsumen

Temen temen bisa lihat, dari sisi pembeli melalui beberapa tahapan:

  1. Pembeli mulai mengidenfitikasi dia itu punya suatu kebutuhan (Identify A Need). Ehm, saya butuh lebih cantik nih secara penampilan.
  2. Biasanya, dia akan mulai research solutions. Kalau jaman now, buka google apa youtube. Ya kan? he he.
  3. Dari hasil youtube / googling atau cari cari info tadi. Dia akan menemukan ragam  possible providers (pemberi pemberi solusi yang memungkinkan). Bisa jadi salah satunya anda.
  4. Sebelum membeli, pembeli akan mulai evaluate. Pembeli melakukan evaluasi atas apa yang dia dapat sebelumnya. Milih yang mana, sisi kelebihan dan sisi kekurangannya dia timbang baik baik. Sampai akhirnya dia melakukan:
  5. Purchase.

Apa berhenti disitu? Tentu tidak. Bisa jadi dia akan repurchase atau kecewa dan dia tak pernah lagi kembali ke bisnismu. Maka, amat sangat penting bagi seorang penjual guna melakukan followup kepada customernya.

Bagaimana Kalau Kita Cermati keputusan membeli produk dari sisi Penjual?

Agak sedikit berbeda sih, tapi filosofinya sama. Dikenal ada istilah suspect lead prospect client. Coba langsung cermati saja bagan berikut (walau sedikit beda) ini:

alur keputusan pembelian konsumen suspect lead prospect client

Alurnya:

  1. Kita akan memancing datangnya suspect dan termasuk orang orang yang penasaran. Kita tarik dengan tawaran tawaran yang ‘menarik’ mereka. Ditarik buat baca dan cari tahu ke website kita lebih jauh. Memancing cold market menuju warm market.
  2. Lalu jadilah dia visitor website kita. Dibaca baca, mendalami penawaran yang kita sampaikan. Sehingga dia mengerti, tau isi produknya dan paham apa benefit yang bakal dia terima. Jadilah Prospect. Warm market.
  3. Dia mulai mengkontak CS / Admin toko kita. Maka disini dia sudah berubah dari sekedar prospect menjadi sosok lead. Lead ini tinggal di followup, diberikan penawaran yang tepat, syukur bonus apa dan diskon apa kalau transfer sebelum jam 12.00 gitu.
  4. Goal orangnya transfer, maka jadilah dia CLIENT kita.
  5. Klien yang kita rawat dengan baik, komplainnya diselesaikan dengan tuntas, produk kita emang bagus. Dia akan jadi ambassador ‘gratisan’ bagi bisnis kita. Kayak saya tuh, saya suka makan di mie ayam enak bakso tengkleng mas bambang. Kemana mana saya promosikan, kalau mau makan mie ayam enak ya disitu.

Paham ya sekarang mengapa kita perlu membuat artikel di website dengan kata kunci yang teroptimasi baik alias di SEO-kan?

Agar bisa mendapatkan lead lead yang berkualitas sehingga mudah di convert jadi client. Kata kunci yang pas, akan mendatangkan calon pembelia yang pas juga.

Semoga paparan mengenai Buying Cycle Bagan Tahapan Keputusan Pembelian Konsumen Bisa menginspirasi anda semua. Ada pertanyaan? Silakan komentar saja ya.

Topik Diskusi:

belajar buying cycle, Teknikbuying cycle

Nasehat Buat Pengusaha, Simak Kisah Bangkit Dari Keterpurukan Hutang 6,8 Milyar Ini

AnjrahWeb.Com – Saya share Kisah Bangkit Dari Keterpurukan Hutang 6,8 M dari sahabat saya. Bukan maksud buat nakut nakutin orang untuk wirausaha. Sama sekali tidak.

Tapi justru kisah bangkit dari keterpurukan ekonomi ini saya harapkan bisa menjadi bahan pelajaran bagaimana kita harus bersikap. Walau sudah saya singgung juga saat bahas kepribadian yang harus di miliki pengusaha dan kiat simpel manajemen uang pengusaha yang baru lalu.

Gak Pake Lama, ayo Simak Kisah Bangkit Dari Keterpurukan Hutang ya, ini saya copas dari facebook saya:

Area sini (tempat awal main saya ke Event Book Fair di Goro Assalam), Aslinya Area ‘Berat (ada kenangan lah disini ehem ehem)’ untuk ku datangi. Tapi niat kepalang tanggung kudu belajar. Akhirnya berangkat juga.

Nyata Kisah Bangkit Dari Keterpurukan Hutang Milyaran

Intinya Setelah memaksakan diri dan ketemu pengusaha ini, Masya Allah betapa diri ini kurang syukur sekali.

Saya dan Pak Haryanto Bilal Zainul M ibarat ditampar bolak balik sama beliau, bukan bab ilmu sulit sulit. Tapi bab ilmu tawakal.

Kenapa saya katakan ‘bukan ilmu sulit sulit’?

Pengusaha ini bilang, “tawakal itu kalau kamu apa apa masih ada. Itu bukan tawakal. Bilang tawakal mobil ada, beras masih punya, rumah ada, tanah ada. enteng di ucapkan dilidah, tapi menjalankannya ..”

Coba Anda bayangkan ‘kelas tawakal’ beliau ketika dimana semua aset, semua rumah rumah, semua ruko ruko, semua mobil sudah di jual masih aja minus 6,8 milyar.

Sudah 5 tahun ‘gak bisa bayar zakat’, mau bayar gimana wong beliau lebih miskin dari orang miskin. Minus milyaran.

Kok bisa bangkrut habis habisan? Padahal awalnya tiap malam minggu dua tas tenis isi uang semua di bawa kerumah? mobil range rover gak cuman punya satu buat bawa itu duit. Kisahnya panjang..

Namun setelah ‘negara api’ menyerang…

Dan dia amati pola kebangkrutan dia, mirip apa yg nanti ada di tahun 2018. Dimana semua utang negara akan menumpuk. Kena tagih, pasti akan buanyaak pengusaha yang kolaps, seperti waktu itu menimpa dirinya.

Ah tapi bukan itu yg Sy tertarik. Namun ya pelajaran tawakal hadapi semua itu. Juga istrinya yg support habis habisan di kala ‘semua udah nggak ada’ dengan mengatakan, “kita masih punya Allah”.

Berkaca kaca Sy nyimak tiap bait wedjangan beliau. Amat terasa berat urusan hijrah dari riba yg beliau alami.

Mungkin kapan waktu, secara private, beliau ini tak undang di kelas PCG. Khusus alumni PCG boleh ikutan. Agar berbagi inspirasi. Karena hikmahnya demikian dalam bagi pengusaha muda kayak kita kita ini.

Pagi ini, hati saya masih gemetaran ketika mengingat apa yg beliau ceritakan beserta tiap bulan miracle pertolongan Allah yg beliau terima. Hal yg tak masuk akal, sungguh tapi Allah itu dekat, Allah Maha Kaya real bener itu adanya.

Resapi Coba, kita dengar omset kita turun aja kelabakan luar biasa. Kita lihat facebook ads kita panelnya ‘nggak sesuai’ rumusan aja dah kayak ‘nggak ada’ pertolongan Allah disitu.

Tapi, bagi beliau ini. Pertolongan Allah di kala diri itu beneran hanya dirinya dan ALLAH saja yg mampu menolong. Ini pebisnis level ‘dewa’ ‘tawakalnya’ yang bisa begini.

Saya dah minta dia bukukan, di blog kan, atau apalah. Karena sungguh, dibalik ketegaran dia, ‘ilmunya banyak’.

Yang saya salut. Dia nggak pernah ‘ngeluh’ sama temen temennya bab ini.

Hanya karena saya sama pak bilal kasih beberapa masukan-masukan ke bisnis beliau, “Bro, aku liat bisnismu yang ini itu aslinya bagus, tapi mbok ini dan itunya di ginikan dan digitukan (saling nasehat menasehati dalam kebaikan sesama pebisnis itu wajib) bisa jadi malah kemudian obrolan jadi panjang lebar ‘dan ilmu ini pun’ dibagikan kepada kami. Masya Allah”.

Aku kemudian berpikir Apa Hikmah kisah bangkit dari keterpurukan ekonomi dari beliau ini?

Aslinya ada banyak hikmah Kisah Bangkit Dari Keterpurukan Hutang ini, tapi coba saya kupas pakai point point ini ya:

  1. Ada pengusaha yang di uji dengan omset, segitu segitu aja, kayak nambah enggak, turun enggak, naik enggak, nggak besar besar amat juga. tapi dia dan keluarga baik baik saja bahagia, tanpa utang.
  2. Ada pengusaha yg di uji dengan cepat melesat bisnisnya, cash flownya uedyan nggak karuan, tapi ditengah jalan uang numpang lewat sama sekali nggak bisa dia rasakan. tidur nggak nyenyak, habis itu ngangsurnya pusing nggak karuan.
  3. Ada yang di uji dengan lambat, santai, tapi growth terus. Tinggal syukur atau enggak atas nikmat yang Allah kasih ini. Kalau enggak syukur dan ‘tahu diri’, sewaktu waktu nikmat itu bisa Allah cabut tanpa ‘permisi’.
  4. Ada yang di uji, modal kuat, kemauan kuat, ilmunya nggak akurat. Bisnis apapun nggak jadi jadi.
  5. Ada yang segalanya beres, kecuali dia belum juga dapat tim yang amanah. So enggak jalan jalan.
  6. Peran istri, keluarga mendukung keterpurukan suami. Jadi energi tersendiri bagi dirinya bangkit tak kenal nyerah.
  7. Jangan jumawa dengan keberhasilan, sewaktu waktu pengusaha juga bisa jatuh gagal.

Rejeki, ilmunya emang luar biasa. Masya Allah. Makasih Bro, Makasih udah sharing. Masya Allah.. sangat luar biasa. Lima tahun (dan sampai hari ini masih berjuang, masih kadang enggak kebayang cicilan sebanyak itu mau dari mana uangnya, karena udah pada dijualin, ya walau masih ada unit bisnis beberapa yg jalan sebagai penopang) saya yakin Allah kasih banyak karunia di kemudian hari. Nggak ada yg sia sia dalam kamus Allah subhanahu wata’ala.

NB1. Gak usah tanya siapanya, gak usah nebak nebak juga. orangnya tegar banget. Saya nggak mengira ini orang dekat saya, saya pikir everything is Oke. Jebul, setegar ini, jebul dia setegar ini, hadapi pukulan yg amat sangat dahsyat begini.

NB2. Namun sungguh salut banget dengan mutiara ilmu yg diberikan ke saya malam kemarin. Isi status ini juga bukan untuk didebatkan, tapi diresapi dan diambil hikmahnya. Saya salut banget dengan dirinya.

Kisah Kisah Bangkit Dari Keterpurukan Hutang 6,8 Milyar ini, beliau cerita sendiri ke saya (anjrah ari susanto), bukan fiksi. Ada beberapa mungkin salah data dikit kisah pengusaha terlilit hutang ini karena ingatan saya terbatas, semoga tak mengurangi esensinya secara totalnya ya. Sharekan kisah ini ke sosmed anda, semoga jadi sarana pencerahan bagi yang lain.

 

 

 

 

 

Topik Diskusi:

cara bangkit dari keterpurukan hutang, kisah nyata bangkit dari keterpurukan, bangkit dari keterpurukan hutang, kisah nyata orang terlilit hutang, kisah nyata orang banyak hutang, kisah inspiratif bangkit dari kebangkrutan, motivasi bangkit dari keterpurukan hutang, kisah inspirasi terlilit hutang, kisah sukses orang yang terlilit hutang, kisah bangkit dari keterpurukan hutang, kisah bangkit dari keterpurukan, bangkit dari keterpurukan ekonomi, kisah pengusaha bangkrut banyak hutang dan bangkit lagi dari nol, kisah nyata bangkit dari hutang, kisah orang yg terlilit hutang, usaha bangkrut dan banyak hutang, kisah bangkit dari terpuruk, kisah nyata orang terbebas dari hutang, pengalaman bangkit dari keterpurukan, bangkit dari riba

8 Profil Kepribadian yang Harus Dimiliki Seorang Pengusaha Muslim Online / Offline

Anjrahweb.Com – Siang tadi, saya kedatangan tamu. Dia ajak saya bincang banyak bab entrepreneurship. Sampai pada akhirnya, dia bertanya kurang lebih, “Kepribadian yang Harus Dimiliki Seorang Pengusaha agar bisnisnya sukses itu seperti apa?”. Sebuah pertanyaan berat, berbobot, namun fundamental agar kita bisa tahu jawabannya.

Saya menjawab tidak pakai teori, tidak pakai banyak rumus rumus yang aneh aneh. Prinsip, kalau saya pribadi. Profil kepribadian pebisnis yang sukses, ya kembali ke Rasulullah. Kembali ke Al Quran dan Sunnah. Baik dia seorang muslim / non muslim.

Al Quran dan As Sunnah sudah memberikan gambaran profil kepribadian terbaik. Jelas memang tidak spesifik dikatakan Kepribadian yang Harus Dimiliki Seorang Pengusaha gitu, tapi profil jadi manusia terbaik di muka bumi juga di akhirat, Quran dan Sunnah sudah kasih gambaran.

Apa saja Profil Kepribadian yang Harus Dimiliki Seorang Pengusaha Sukses itu?

Baik, kita coba uraikan satu satu ya. Lengkapnya saya sih lupa tadi apa saja urutan yang saya sampaikan kepadanya. Tetapi ya Semoga ciri dan prinsip menjadi pengusaha sukses berikut ini benar benar mewakili ya.

Pertama, Berorientasi akhirat. Bisnis tidak menjadikan dia jalankan segala sesuatunya penting berhasil dan banyak harta. Tapi, dia timbang. Kalau saya ambil keputusan ini dalam bisnis saya, saya mendekat ke syurga / ke neraka?

Dua, Jujur dan Amanah. Anda bisa lihat hadist berikut ini:

8 Kepribadian yang Harus Dimiliki Seorang Pengusaha Muslim

Ya, mereka mereka, pedagang yang jujur lagi terpercaya akan dibangkitkan di hari kiamat bersama para nabi shiddiqin dan syuhada. Siapa sih yang enggak mau dapat kemuliaan seperti di atas?

Berdagang dijadikan sarana olehnya supaya mendapatkan kedudukan yang utama nanti di hari kiamat.

Maka, dia nggak akan nipu orang dalam jualan. Ada cacat disampaikan, ada kelebihan ada kekurangan disampaikan secara jujur, apa adanya. Kalau diberikan amanah, ya benar benar dia bisa dipercaya.

Tiga, Bisnis tidak menjadikan dirinya lupa beribadah. Dia tahu siapa yang jadi TRUE BIG BOSS yang harus disegani dan dihormati. Allah subhanahu wata’ala yang menjadi bosnya para bos, harus diutamakan atas segala sesuatu.

Allah sudah berfirman:

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku. (QS Adz Dzariyat: 56)

Bisnis jadi ibadah melatih pengusaha sadar, bahwa segala apa yang dia lakukan ada yang mencatat. Ada yang memperhatikan dan nanti dilaporkan pada Allah.

Maka, harus mempergunakan sebaik baik waktunya sebagai sarana ibadah. Ada adzan, ya masuk ke masjid. Ambil air wudhu, ibadah. Jangan menunda nunda. Tertib, jadikan kualitas tepat waktu beribadah sebagai mental harian.

Yang mana, dari buah ketertiban jalankan ibadah itu juga jadikan dirinya bisa tepat waktu ketika ada janji dengan klien dan sebagainya.

Empat, Berbisnis dan Hidup untuk menolong agama Allah. Bukankah Allah sudah berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ تَنْصُرُوا اللَّهَ يَنْصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ أَقْدَامَكُمْ

Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu. (QS Muhammad Ayat 7).

Bonusnya apa? Ketika kita bangun bisnis, kita niatkan untuk menolong Agama Allah. Allah menolong kita, bisnis kita, bahkan Allah akan teguhkan bisnis kita.

Ya Sunnatullahnya tetap di jalankan, urus bisnis yang betul, pahami marketing ya pas, dan atur uangnya sebaik baiknya.

Lima, Taqwa sebagai kualitas harian. Bukan cuman dibulan ramadhan aja. Apa pas lagi butuh bantuan Allah saja. Tapi, sebagai kualitas harian kita.

Allah sudah berfirman:

وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا

Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. (QS At Thalaq: 2)

Pada ayat ketiganya:

وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ ۚ وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ

Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya (QS At Thalaq: 3)

Lalu di ayat ke empat:

وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مِنْ أَمْرِهِ يُسْرًا

Dan barang -siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya (QS At Thalaq: 4).

Enam, Beraqidah dan menjaga Aqidah dengan lurus, jauhi syirik dan segala pembatal iman.

Berapa banyak orang yang bisnis, namun gara gara bisnisnya dia malah jatuh ke dalam kesyirikan.

  • Dia main dukun
  • Main Jimat
  • Penglaris
  • Menyembah Kuburan
  • Pasang tumbal
  • Serta aneka ritual kesyirikan lain dia lakukan. Naudzubillah, Bisnis malah jadikan dia jauh dari Allah serta lebih dekat kepada syetan.

Gara gara bisnis, dia jatuh ke kesyirikan sehingga Allah hapus amalan amalan dia. Allah sudah berfirman:

وَلَوْ أَشْرَكُوا لَحَبِطَ عَنْهُمْ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

Seandainya mereka mempersekutukan Allah, niscaya lenyaplah dari mereka amalan yang telah mereka kerjakan. (QS Al An’am :88)

Syirik menyebabkan dia terseret masuk neraka, Allah katakan:

وَمَنْ جَاءَ بِالسَّيِّئَةِ فَكُبَّتْ وُجُوهُهُمْ فِي النَّارِ هَلْ تُجْزَوْنَ إِلَّا مَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ

Dan barang siapa yang membawa kejahatan (yakni Kemusyrikan), maka disungkurkanlah muka mereka ke dalam neraka. Tiadalah kamu dibalasi, melainkan (setimpal) dengan apa yang dahulu kamu kerjakan. (QS An Naml:90)

Dan sungguh, bermain main kesyirikan bukan bikin bisnis dia tenang, malah resah. ‘Uqbah bin ‘Amir radhiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah  Shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda, “Barangsiapa yang mengenakan jimat, maka Allah ta’ala tidak akan menyempurnakan hajatnya, dan barangsiapa mengenakan wada’ah (jimat) maka Allah ta’ala tidak akan memberikan ketenangan kepadanya” (HR Ahmad no 17404, Syaikh Syu’aib Al Arnauth berkata, “Hadist Hasan”.)

Tujuh, Profesional dan Sungguh Sungguh. Sahabat AnjrahWeb.com, seorang muslim haruslah ia seorang yang sungguh sungguh dan profesional dalam berbisnis / juga berkarir.

Sebab, Allah katakan:

وَأَنْ لَيْسَ لِلْإِنْسَانِ إِلَّا مَا سَعَىٰ

dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya, (QS An Najm: 39)

Harus serius, betul betul mengusahakan yang terbaik, sempurnakan ikhtiar baik mulai dari Planning, Do, Check, dan Act (tindak lanjuti).

Hadist nabi,

عَنْ شَدَّادِ بْنِ أَوْسٍ، قَالَ ثِنْتَانِ حَفِظْتُهُمَا عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ: إِنَّ اللهَ كَتَبَ الْإِحْسَانَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ، فَإِذَا قَتَلْتُمْ فَأَحْسِنُوا الْقِتْلَةَ، وَإِذَا ذَبَحْتُمْ فَأَحْسِنُوا الذَّبْحَ، وَلْيُحِدَّ أَحَدُكُمْ شَفْرَتَهُ، فَلْيُرِحْ ذَبِيحَتَهُ

Dari Abu Al Asy’ats dari Syaddad bin Aus dia berkata, “Dua perkara yang selalu saya ingat dari Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam beliau bersabda: “Sesungguhnya Allah telah mewajibkan supaya selalu bersikap baik terhadap setiap sesuatu, oleh karena itu apabila salah seorang kalian hendak membunuh, maka bunuhlah dengan cara yang terbaik. Dan hendaklah salah seorang di antara kalian menajamkan mata pisaunya dan membuat nyaman hewan sembelihannya.”

عَنْ عَائِشَةَ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: إن اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ يُحِبُّ إِذَا عَمِلَ أَحَدُكُمْ عَمَلًا أَنْ يُتْقِنَهُ

Dari Aisyah رضي الله عنها , bersabda Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam: “Allah ʽazza wa jalla menyukai jika salah seorang di antara kalian melakukan suatu amal secara itqan.”

Hadits pertama diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam  Sahîh Muslim, Kitab al-Saidu wa al-Dzibâhu wa Mâ Yu’kalu Min al-Hayawâni, No. 1955. Hadits kedua diriwayatkan oleh Imam AtTabrânî, dalam al-Muʽjam al-Awsat, No. 897, dan Imam Baihaqi dalam Sya’bu al-Îmân, No. 5312.

Maka tentunya, usaha yang disempurnakan juga harus di iringi dengan doa. Memohon pertolongan kepada Allah subhanahu wata’ala.

Delapan, Fokus menebar kebaikan kepada sesama. Tak ada pebisnis besar yang materi minded. Tetapi, mereka ‘berbuat sesuatu/ berbuat kebaikan’ pada sesama.

Ketika sudah berbuat baik, demikian besar manfaat yang dirasakan oleh orang lain yang menjadi konsumennya, Allah kasih rejeki yang lebih bagi bisnis / pemilik bisnisnya.

Karena, Allah sudah garansi:

هَلْ جَزَاءُ الْإِحْسَانِ إِلَّا الْإِحْسَانُ

Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula). (QS. Ar Rahman : 60).

Pebisnis yang besar, serius membangun value atas bisnis maupun produknya. Semakin besar value yang dikasih, semakin besar pula bisnisnya itu.

Semakin miskin ‘kandungan kebaikan’ ya tentu saja, secara sunnatullah itu bisnis susah besar, susah berkembang.

La mas Anjrah, kok Bau Spiritual Semua?

Ya karena itu yang terjadi. Mau dibahasakan dengan bahasa lain, aslinya prinsip Kepribadian yang Harus Dimiliki Seorang Pengusahanya yang menjadi pondasi suksesnya, Al Quran dan Al Hadist sudah lebih dulu jelaskan.

Profil kepribadian lain seperti:

  1. Harus ulet
  2. Pantang menyerah
  3. Tekad kuat
  4. Hebat dalam menahan diri dari bersenang senang
  5. Mau belajar, invest leher ke atas
  6. Menghargai waktu
  7. Bangun tim yang solid
  8. Skill komunikasi yang baik
  9. Leadership
  10. Bisa manajerial
  11. Paham pengaturan keuangan
  12. Bukan pribadi penunda nunda, fokus pada memperbanyak praktek dan lain sebagainya.

Itu semua juga benar. Tapi, bagi saya pribadi, utamanya seorang muslim. Setidaknya minim lah punya 8 Profil Kepribadian yang Harus Dimiliki Seorang Pengusaha Muslim yang sudah saya terangkan di atas.

Oke, ada manfaat? Ingat sharekan ke temen temenmu ya. Yuk berlomba dapat amal jariyahnya ini :). Ada yang di diskusikan? Ada kesan habis baca ini? Tulis di komentar …

Topik Diskusi:

seorang pedagang muslim harus memiliki kepribadian seperti apa, seorang pedagang islam harus memiliki kepribadian seperti apa