[studi kasus] Bagaimana Cara Menjual Alat Fitnes yang Benar di Internet

Anjrahweb.Com – Saya akan sharekan Cara Menjual Alat Fitnes yang Benar berdasarkan pengalaman pribadi saya ketika ingin membeli sepeda statis di online. Tak terasa, sambil nge-search, memilah dan memilih, saya jadi mengamati ‘gaya jualan rata rata’ pemain produk alat fitnes di indonesia yang menurut saya ada yang kurang. Sekiranya masukan kali ini bisa memberi nilai lebih pada marketing mereka di kemudian hari.

Ringkasnya, ini kalimat yang saya statuskan difacebook, sesaat setelah saya cari referensi mengenai produk sepeda statis:

Hari ini agak santai.. Lihat lihat produk sepeda statis di google, youtube, dan beberapa website.. Ujung ujungnya kecewa ….Dari sekian banyak yang ada disana, bagi pemula seperti saya, tak ada yang memperhatikan experience bagi seseorang ketika ingin membeli.

panduan bagaimana cara menjual alat fitnes sepeda statis secara online
sampel produk sepeda statis

Di youtube isinya slideshow photo yang penuh nomor HP saja, diwebsite juga.

Padahal bagi pemula sepertiku, butuh video. Butuh detail ini produk cara kerjanya bagaimana? Pas dipakai gimana? cara setting gimana ..

 

Mengingat secara harga Sepeda Statis kan juga lumayan. Baca baca rentang 1,3 – 1,75 jt / pcs.

 

Mengapa tak ada penjual yang membuat ya rekaman video saat sepeda itu digunakan, tips tips memakainya….

Semuanya terburu buru kejar nomor 1 di google dan nebar kata kunci berisi nomor HP tanpa memikirkan bagaimana ‘membahasakan’ penawaran yang pas buat customer.

Kalau marketing Alat fitnes di luar, Mereka main cantik sekali, ada rekaman:
1. membuka paket sepeda yang datang (unboxing)
2. memasang / merangkai (Walau sederhana mungkin)
3. tutorial pemakaian ( ini bisa nge-seer gitu atau tidak)
4. dikasih tips (walau bagi ahli itu tips nggak penting, tp bagi pemula sangat berarti)

 

Jadi, bagi calon pembeli akan tahu persis ini bagaimana alat bekerja, penggunaannya, dan lengkap benefitnya.

Di satu sisi, mustinya ingat, Jualan kalau sekedar perang harga, lupa kasih VALUE ADDED buat calon customer, terlalu mudah disasak kompetitor di kemudian hari.

 

Tutorial lengkap, penjelasan video lengkap, bisa jadi value added berharga di masa yang akan datang.

Ini bukan teori, ini bahasa calon customer yang gagal diyakinkan oleh material promo yang walau nomor 1 di google, namun sungguh tidak ‘nyaman di kunyah’ buat closing.

#marketing

Detailnya … Para Penjual Sepeda Statis Melupakan Point penting ketika tidak ada video yang bagus seperti;

  1. Gambar dan materi youtube marketing mereka tidak bisa menjawab, ini sepeda statis kalau kita ngontel ingin berhenti, apakah kaki akan terus ngontel? atau bisa kalau pakai sepeda biasa itu nge-seeer gitu. Kaki kita berhenti, tapi roda tetap berputar?
  2. Fungsi fungsi pengaturan berat ontelan ini model magnetik atau apa, bedanya apa, posisi mengontel yang baik, serta gambaran pemakaian secara umum sebaiknya juga dipaparkan. Seperti pada sepeda statis platinum yang warna silver itu, ontelannya menyambung dengan pegangannya, itu buat apa? kerjanya bagaimana? bisakah pegangannya nggak di gerakan?

Harapannya, ini bisa jadi masukan buat siapa saja. Tidak hanya bagi para toko toko alat fitness online. Tetapi produk lain. bahwa mempertimbangkan cara jualan yang bagus, lengkap, mempergunakan video, bisa memungkinkan closing yang jauh lebih baik di kemudian hari.

Ehm, salah satu yang agak bagus, video berikut ini, bikin semacam buying guide lah:

atau juga ini:

Katakanlah lapak kita ada chanel youtubenya juga, yang memaparkan semua produk dengan lebih rinci, channel youtube di ajak agar orang yang nonton subscribe / yg subcribe bisa dikasih diskon khusus. Kedepan, chanel youtubenya bisa di monetize pakai adsense / jadi authority bagian penjualan alat fitnes di dunia online, kan asik banget. List building dapat, authority dapat, laku jualan juga dapat.

Ya, ini sekedar masukan mengenai Bagaimana Cara Menjual Alat Fitnes yang Benar di Internet yang baik dan berorientasi ke depan. Semoga ada yang bisa diambil manfaatnya ditengah persaingan usaha yang semakin keras. Sudah waktunya menjual dengan VALUE, bukan sekedar jualan siapa yang lebih murah saja. 🙂

Apa Pertanyaan/ Komentar/ Saran Positifmu?

Your email address will not be published. Required fields are marked *