8 Cara Menghadapi Konsumen yang Komplain dan Merubahnya Jadi Pelanggan Loyal

AnjrahWeb.Com – Om Frans Pekas sang legenda exportir sekaligus internet marketer indonesia membagikan tips. Ya  Cara Menghadapi Konsumen yang Komplain dan Merubahnya Jadi Pelanggan dalam topik, “Tips on How to Handle Customer Complaints”. Ayo kita pelajari bersama sama.

#1_Mendengarkan_dgn_baik_dan_beri_empati
Dengarkan dan berikan perhatian Anda secara penuh. Jangan mengerjakan hal lain. Tuliskan apa yang mereka katakan pada Anda untuk mendapatkan hal-hal yang spesifik. Pastikan Anda memahami keluhan mereka dengan baik.

#2_Biarkan_mereka_berbicara
Jangan menyela. Jangan menjelaskan, mempertahankan diri, atau memberikan penilaian. Mereka tidak peduli dengan terjadi masalah dan mereka tidak menginginkan cerita versi Anda. Mereka marah dan ingin melampiaskannya.

#3_Meminta_maaf

Ini sulit dilakukan terlebih jika Anda bukan yang menyebabkan masalah. Jika dalam situasi ini Anda meminta maaf, Anda tidak dipersalahkan karena telah menyebabkan masalah. Anda meminta maaf karena pelanggan mengalami hal yang tidak menyenangkan. Posisikan diri Anda pada posisi mereka.

cara menghadapi konsumen yang komplain dan merubahnya jadi pelanggan
Foto Om Frans dengan Sertifikat Tanah hasil Bisnisnya. Sumringah Sekali hehe

 

#4_Tanyakan_Solusinya_dan_pelajari_motifnya
Berikan penjelasan yang jelas dan detil mengenai pilihan-pilihan solusi yang Anda tawarkan. Apakah mereka ingin uang mereka dikembalikan atau penukaran barang? Apakah mereka hanya ingin mendengar permintaan maaf atau hanya sekedar ingin keluhannya didengar dengan baik

Jika memang kekecewaan pelanggan ini disebabkan kelalaian dari toko Anda, maka tidak ada salahnya Anda berkorban sedikit demi menjaga reputasi dan untuk memperbaiki pelayanan selanjutnya.

#5_Pahami_dampaknya.
Anda harus menanggapi semua keluhan dengan pendekatan yang sama, walaupun ada beberapa komplain yang berpotensi menjadi ancaman yang jauh lebih besar daripada yang lain. Pastikan untuk mengidentifikasi ancaman terbesar dan memprioritaskannya untuk mencari cara penyelesaian yang tepat.

Terlalu banyak karyawan yang tidak menanggapi dg baik keluhan. Hal tersebut membuat pelanggan lebih kesal dan yg lebih parah adalah mereka melampisakannya di sosial media atau mengambil langkah hukum. So, segera selesaikan dan Jangan terlalu lama!

#6_Berterima_kasih
Tanpa feedback dari pelanggan, kita tidak tahu apa yang bisa kita berikan pada pelanggan. Saat mereka komplian bahwa kita gagal mereka memberikan kepuasan, ini merupakan informasi yang berharga agar kita bisa memperbaiki bisnis kita. Mereka mengatakan pada kita apa yang perlu dilakukan agar pelanggan kembali lagi. Jadi, berterimakasihlah atas bantuan mereka. Jangan lupa, yakinkan mereka bahwa Anda akan mengambil tindakan perbaikan dan pencegahan agar tidak terulang kembali.

#7_Catat_dan_evaluasi
Catat semua hal-hal yang menjadi keluhan pelanggan, untuk kemudian di evaluasi. Kesalahan apa yang mengakibatkan pelanggan tersebut komplain, cari penyebabnya dan segera lakukan pembenahan layanan agar semakin bisa memuaskan pelanggan. Segera sosialisasikan ke semua team yang ada.

#8_Follow_up_dan_berikan_kabar.
Saat pelanggan sudah menentukan solusi yang Anda tawarkan. Sekarang saatnya bagi Anda untuk menjalankan solusi itu. Kemudian beri kabar pelanggan seputar perkembangan yang sudah Anda lakukan. Dengan demikian, bisa meminimalisir adanya komplain susulan dari pelanggan.
Jika Anda telah memenuhi permintaan pelanggan, jangan takut untuk meminta mereka merevisi testimoni negatif dan menambahkan dengan yang positif. Perlu diingat bahwa testimoni negatif bisa merusak reputasi bisnis, yang membuat Anda tidak bisa diterima lagi di masyarakat.

Selamat mencoba dan itulah Cara Menghadapi Konsumen yang Komplain dan Merubahnya Jadi Pelanggan Loyal. Bagikan ke whatsapp grup anda, facebook, dan aneka sosial media lainnya. Agar menginspirasi juga mereka. Oya, om frans juga bagikan tips negoisasi, Sudah ada di artikel tips menghadapi negoisasi.

Topik Diskusi:

anjrah web mengatasi komplain

Apa Pertanyaan/ Komentar/ Saran Positifmu?

Your email address will not be published. Required fields are marked *