Strategi Ampuh Bagaimana Cara Mengambil Hati Pelanggan Toko Online

Posted on

Anjrah Web – Malam malam gini, pak Frans Pekasa, Salah satu maestro bisnis online indonesia nyetatus tema yang legi banget buat di simak. Dari persepsiku, itu Strategi Ampuh Bagaimana Cara Mengambil Hati Pelanggan Toko Online. Walau penerapannya mau offline pun tetap bisa digunakan. Pada konsepnya, kita bisa mengambil hati pelanggan, customer, merayunya agar berbisnis dengan kita ketika kita tahu seperti apa kepribadian dia. Dari situ kita bisa bersikap sesuai dengan kepribadiannya tersebut.

Beli nyetatus dengan judul, Selling with Empathy. Selengkapnya disimak aja ya, ni saya copaskan karena ilmunya amat sangat bermanfaat sekali:

bagaimana cara mengambil hati pelanggan cara merayu pelanggan baru
Kenali Betul Profil Calon Pelanggan Kita

Selling with Empathy adlh menjual dgn menempatkan diri kita pd posisi calon konsumen. Dalam berjualan, sangat efektif bila kita mengetahui terlebih dahulu tentang calon konsumen kita dan bagaimana pendekatannya yg sesuai dengan keinginan mereka. Sejatinya proses penjualan selalu melibatkan emosi calon konsumen, sehingga konsumen tidak akan membeli produk kita, jika produk yg kita tawarkan ataupun kepribadian penjualnya tidak pas di hati calon konsumen.

Karena tiap orang secara emosional dan kepribadian sangat berbeda maka dalam menjual pun penanganannya berbeda-beda pada tiap calon konsumen.

Untuk itu sangat perlu sekali mengetahui tipe-tipe manusia tersebut agar dapat mengetahui bagaimana pendekatannya pada mereka.
Banyak teori yang menggolongkan tipe manusia. Ada teori :

  • NLP (Neuro-Linguistic Programming) Richard Blandler yang menggolongkan tipe manusia menjadi tipe Visual (penglihatan), auditory (pendengaran) dan kinesthetic (perasaan).
  • Tony Alessandra dan Michael J. O’Connor yg menggolongkan tipe manusia menjadi tipe Direktur, Ahli pergaulan, Ahli hubungan dan tipe Pemikir.
  • Florence Litteur dlm bukunya Personality Plus yg membagi manusia dlm 4 golongan: Koleris Sangunis Melankolis dan Plegmatis.
  • William Moulton dengan DISC nya ( Dominance, Influence, Steadiness and Compliance ). dll. dll.

Namun kl ini sy akan membahas penggolongan lain yaitu 7 type keperibadian calon konsumen yg dipopulerkan oleh James Gwee. Antara lain:
1. Tipe penggerak
Tipe penggerak adalah seorang yang lincah dan suka tersenyum, dia sangat mengutamakan kehangatan dalam berhubungan, dan suka basa-basi terlebih dahulu sebelum masuk dalam topik. Tipe penggerak adalah seorang yang praktis dan over optimis, dia sering merasa sanggup menyelesaikan tugasnya tepat waktu padahal tidak.

Ciri utamanya adlh bicaranya cepat, suka mengulang kata eq. ya ya ya, mari mari masuk masuk, lengan baju digulung, bicara positif dan optimis, jabat tangannya hangat, menyambut kita di dpn pintu, bila wanita biasanya berramput pendek dg dananan simple . Mereka membuat keputusan lebih kearah perasaan daripada logika, jadi kalau ingin menjual produk pada pelanggan tipe ini buatlah mereka segembira mungkin sebelum menawarkan produk.

Mereka mengutamakan kehangatan, jadi pada saat bertemu dengan pelanggan tipe ini berbasa-basilah terlebih dahulu, jangan langsung menawarkan produk yang ingin dijual. Dan jangan buat presentasi yang detail, karena tipe ini tidak suka yang detail-detail.

2. Tipe peresah
Tipe peresah kebutuhan dasarnya adalah rasa aman. Ciri utamanya adlh memandang semua hal termasuk dirinya dg negatif, suka mengeluh eq. masalah ekonomi, karyawan, penyakit, dll. Bila wanita biasanya tasnya penuh dgn barang2 spt obat, gunting kuku, dll. Bila menghadapi pelanggan tipe ini jangan menggunakan nada yang ceria dan jangan sekali-kali mengecilkan masalah mereka. Bila perlu besarkan masalahnya.

Pada tipe yang lain, penjual biasanya selalu menawarkan produk mereka dengan melebihkan-lebihkan atau mengunggul-unggulkan produk yang mereka jual, tapi pada tipe peresah, penjual harus bilang bahwa produk mereka ada kekurangannya, karena orang yang bertipe peresah tidak pernah percaya kalau ada produk yang sempurna.

Tipe peresah membuat keputusan bukan pada produk mana yang paling bagus tapi keputusannya berdasarkan pada produk mana yang kekurangannya paling sedikit. Jangan terlalu banyak menyuruh tipe ini membuat keputusan, tapi cobalah untuk mengarahkan dalam memilih. Jadi dengan kata lain, pada pelanggan tipe ini, si penjual harus mengarahkan, meyakinkan dan menenangkan pelanggan.

3. Tipe politikus
Tipe politikus selalu merasa benar sendiri dan orang lain selalu salah. Suasana ruangan tipe politikus tidak hangat, di dinding kantornya penuh dengan ijasah dan foto-foto dengan pejabat. Mejanya besar dan kursinya jg besar. Bahkan biasanya birokrasi utk menemuinya sulit dg berlapis2 dg satpam dan sekretaris.

Mereka power crazy jadi dalam berbicara dengan mereka harus tinggikan egonya, puji-puji mereka. Dalam menulis proposal, isi proposal tidak perlu menggunakan font yang besar, cukup font yang biasa-biasa saja, tapi yang harus diingat bahwa pada bagian nama dan gelarnya, jangan lupa memperbesar font-nya agar kelihatan lebih menonjol. Berbicara dengan tipe ini harus dengan nada kagum, karena mereka menyukai kekaguman dari orang lain.

4. Tipe seniman
Tipe seniman kebutuhan dasarnya adalah ingin menciptakan sesuatu dan selalu menghargai sesuatu yang kreatif dan inovatif. Mereka berani membeli barang yg mahal bila dianggap berharga bagi dia. Ciri utamanya adlh rambut dan pakaian tipe ini selalu rapi dan bersih walaupun seharian berada di lapangan. Bicaranya juga irit.

Tipe seniman memiliki sifat introvert, dia sangat menjaga privasi dan tidak pernah menanyakan sesuatu yang pribadi pada orang lain, maka jangan sekali-kali menanyakan hal pribadi pada mereka. Tipe seniman biasanya dalam berpikir tidak dilontarkan, tapi berbicara sendiri dalam hatinya, jadi jangan menginterupsi dengan menanyakan sesuatu pada saat mereka sedang berpikir. Pada proposal, buatlah proposal yang berwarna-warni, jangan banyak kata-kata tapi perbanyak gambar, lebih tonjolkan sisi kreatif dan inovatif dari produk, kemasan dan service.

5. Tipe insinyur
Tipe insinyur adalah seseorang yang ingin menyelesaikan masalah. Mereka sangat rinci. Tipe insinyur sangat teratur, segalanya direncanakan matang-matang, jadi jangan sekali-kali menemui mereka tanpa membuat perjanjian terlebih dahulu dan pastikan anda datang tepat waktu. Dalam menjual, penjual harus mempunyai pengetahuan yang berbobot dalam produk yang ingin dijual, membuat pernyataan pada mereka harus didukung dengan bukti dan fakta.

Bawalah brocure sebanyak mungkin. Bila perlu, ajaklah technical support bila ingin menjual produk pada orang yang bertipe ini, karena bila kita tidak dapat menjawab pertanyaan-pertanyaannya yang detail maka percuma saja menjual dengan orang yang bertipe ini.

6. Tipe penggiat
Tipe penggiat selalu mengutamakan sukses secara materi. Mereka suka memakai barang-barang yang aspal, yang murah-murah, tapi mereka tidak malu untuk memakainya. Mereka suka barang yang mirip yang asli, tidak mengutamakan kualitas, tapi yang terpenting adalah harga yang murah. Menghadapi orang yang bertipe ini, penjual harus menonjolkan harga yang murah atau discount yang besar atau besarnya komisi yang didapat bila menjual produk yang ditawarkan.

7. Tipe normal
Tipe normal adalah orang-orang yang ingin diterima oleh masyarakat sehingga mereka selalu menyesuaikan diri supaya tidak tampil menyolok dan menonjol sendirian. Orang yang bertipe normal seperti bunglon, selalu merubah gayanya sesuai dengan lingkungan. Jadi kalau ingin menjual produk pada pelanggan yang bertipe ini selalu bandingkan dengan orang-orang umumnya. Misalnya: “Kebanyakan orang-orang memakai produk seperti ini”, atau sebutkan org2 yg sdh memakainya.

Tapi yang perlu diingat adalah setiap orang tidak pernah memiliki satu tipe kepribadian saja (tipe murni), biasanya mereka memiliki gabungan dari beberapa tipe kepribadian diatas, jadi yang dilihat adalah tipe apa yang dominan dari si pelanggan sehingga dapat ditentukan pendekatan apa yang cocok untuk mereka.

Akhirnya, Kita perlu sadari bahwa Teori-teori diatas memiliki keunikannya sendiri-sendiri, tidak ada yang lebih unggul, tidak ada yang lebih bagus satu dari yang lainnya. Tinggal memilih teori mana yang lebih sreg untuk dipakai dan teruslah berlatih mengasah diri. Selamat mencoba. *ini salah satu ringkasan materi pelajaran sy ttg Teknik Negosiasi yg kmrn. Thx

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *