Cara Merekrut Karyawan Untuk Toko Online dan UKM?

Anjrahweb.com – Ada pertanyaan dari siswa sajen digital preneur (kelas gratis bisnis online di desa sajen). Bagaimana sih Cara Merekrut Karyawan untuk Toko Online dan UKM?

Atau ya pertanyaan serupa. Saya insya Allah akan bedah, sambil juga akan menyampaikan bagaimana cara interview karyawan, cara menghitung gaji karyawan, cara menghitung thr karyawan, sampai tips cara meningkatkan kinerja karyawan. Insya Allah.

Bagaimanapun, seseorang yang bisnis onlinenya bertumbuh, pasti sudah mulai merasakan kegelisahan. Wah, saya membutuhkan bantuan tim guna mengolah bersama bisnis yang sedang di jalankan.

Bisnis yang bertumbuh, tak lagi membutuhkan sekedar membutuhkan superman di urusan urusan spesifik, tetapi membutuhkan super tim. Superman ada batasnya, sebagaimana quote keren:

Talent Wins Games, But Teamwork and intelegence win championships – Michael Jordan

Oke, Persiapan apa yang diperlukan untuk Merekrut Karyawan?

Menerka kebutuhan karyawan alias Merekrut karyawan, sejatinya paling mudah ketika memang pekerjaan sudah tidak bisa kita tangani sendiri.

Awal bisnis, saya pribadi, memilih mengejar CASH CASH CASH CASH sebanyak banyaknya. Cash ibarat aliran darah segar yang menghidupi tubuh badan bisnis yang sedang kita jalankan.

Tak usah terburu buru bicara system, human capital, bahkan kerapihan accounting yang super njlimet di awal awal.

Persiapkan Cash ‘yang cukup’ Buat Menggaji

Penting, jualan dulu (tentu fondasinya udah kita desain model bisnisnya), temukan dimana titik super larisnya. Begitu dapat cash, kita bisa lakukan banyak hal.

Termasuk merekrut karyawan, butuh ‘keamanan cash’ yang cukup. Pemula toko online yang dari nol, saya cenderung meminta dia cari cash dulu. Sambil dia mahir jualan dulu.

Kalaulah dulu ketika bisnis sendiri, paling kita membagi uang jadi:

  1. Uang Operasional (modal belanja ulang, ongkir, pulsa dll)
  2. Uang Cadangan (simpanan kalau butuh perlu perlu mendadak di bisnis) / Uang Pertumbuhan Usaha
  3. Uang Yang Kita Bisa Makan

Ketika sudah berencana mendapatkan karyawan, kita menambah aitem ke empat yakni: GAJI KARYAWAN, Gaji Lembur karyawan, Thr Karyawan, Uang Kesehatan Karyawan. Prinsip, elemen UPAH Kerja Karyawan.

Sebagai persiapan sebelum merekrut karyawan, sudahkah anda memiliki cash tesebut?

Cash ini maknanya, uang betul betul dari profit cash. Bukan Omset ya!

Misalnya.

Profit rata rata bulanan toko / bisnismu Rp 5.000.000,00, UMR di sekitar anda tinggal Rp 1.500.000,00.

Artinya apa, kalau buat gaji karyawan masih ada dana sisa yang cukup banyak. Banyak sedikit itu relatif ya. Ketika ada dana yang cukup, tak usah panjang lebar, mulailah rekrut karyawan.

Btw, Bagaimana sih menghitung Gaji Karyawan?

Saya pribadi, tidak berpatokan pada UMR. Bisa diatasnya, bisa dibawahnya. Karena, sejatinya dalam islam. Upah itu dasarnya kesepakatan.

Kalau ada orang, skillnya bagus, sikap bagus, punya pengalaman pasti berbeda dibanding yang sejak nol kita butuh ajari satu satu.

Biasanya, Upah itu dibuat dengan model hitungan:

  • Gaji Pokok
  • Uang lauk Pauk
  • Uang Transport
  • Bonus / Komisi (buat sendiri formulanya bebas)

Lakukan Mapping Beban Tugas dan Pekerjaan di Toko

Karyawan, “Kadang tidak betah bukan karena nominal gaji kurang. Ada juga karyawan tidak betah karena tidak jelas job-nya“.

Ya dasarnya manusia, mana ada sih yang sebenarnya cuman jadi yang ‘disuruh suruh’. Esensi setiap manusia dia butuh makna, di posisi apa dia bakal memberikan kontribusi terbaiknya buat perusahaan / tempat kerjanya.

Bahkan posisinya sebagai OB (office boy) sekalipun. Kita sampaikan kepada dia, jobdesk (uraian pekerjaan). Tugasmu memastikan semua karyawan yang ada di kantor kita bahagia.

Bahagia karena apa, karena tempatnya bersih, nyaman buat bekerja, dirimu bantu karyawan di sini atas keperluan keperluan. Nah ketika dirimu membuat orang lain bahagia, pahalanya pun besar insya Allah di sisiNya.

Lalu, Jobdesknya CS (Customer Service) adalah membuat customermu bahagia oleh karena masalah masalah yang mereka hadapi selesai dengan barang / jasa yang kita siapkan.

Ya konkretnya jobdesk bisa anda detailkan se detail detailnya. Tapi berikan pula kepercayaan kepada karyawan melalukan inovasi / improvisasi.

So, perlu banget bagi setiap owner melakukan pemetaan. Alur kerjaan di bisnisnya seperti apa sih? Yang butuh dibantu bagian apa sih?

Karena, bisa jadi. Bisnismu itu belum membutuhkan karyawan. Bisnismu tampak pekerjaan terlalu banyak, karena belum produktif / ada langkah efektif serta efisien dalam bekerja.

Awali lakukan paretto, rumus 80/20. Cari tau 20% aktivitas dalam bisnis yang benar benar memberikan dampak dalam mencetak lebih banyak profit cash dalam bisnis apa saja. Maksimalkan potensi tim yang sudah ada di dalam, atau butuh tim?

Lalu, silakan mulai di fikirkan ulang, Apakah sudah benar benar ditubuhkan penambahan tim baru ke dalam bisnis?

Persiapkan, Strategi dan Jadwal Training Untuk Karyawan

Kita menambah karyawan, otomatis menambah ‘waktu baru’ alokasi training dan pembelajaran.

Karena, tak ada karyawan yang realitanya, “bisa benar benar langsung kerja”.

Setiap bisnis memiliki norm (standar) yang berbeda beda. Budaya kerja yang berbeda. Mustahil, produk lulusan baru, bahkan produk ‘habis bekerja di model perusahaan yang sama’ langsung cocok dengan bisnis kita.

Bayangkan begini. Anda diberi akses sama ownernya perusahaan multinasional sekelas ASTRA / SAMSUNG / APPLE sekaligus. Anda disuruh memilih manajer-nya.

Silakan, pilih mana manajer yang menurutmu tepat bekerja di bisnismu“, Kata si owner perusahaan multinasional itu padamu

Lalu, Katakanlah anda memilih satu orang bernama Joni.

Joni merupakan manager yang berkelas, pintar, dan paling mendekati bidang bisnis yang sedang anda kerjakan. Anda tak perlu pusing pusing memikirkan bagaimana cara merekrut karyawan, ini real, sudah dapat manager berpengalaman.

Singkat cerita, Joni sampai di rumah anda. Di bisnis Anda. Sementara, di Bisnis Anda hanya ada anda, istri anda, dan si Joni ini.

Kira kira, apakah si joni dalam waktu 1 jam pertama dia mengerti bagaimana mengelola perusahaanmu? Apakah dia bisa langsung posting sosial media, marketplace, setting pixel facebook, lakukan pemasaran online yang jitu dengan google ads?

Atau tetap saja harus anda ajari dulu?

Ya. Pribadi berpengalaman sehebat apapun, masih tetap membutuhkan kurikulum training yang tepat agar bisa maksimal bekerja di bisnis anda.

Apalagi kalau anda mengenal bahwa kepribadian setiap orang itu unik. Cara memotivasi karyawan yang kepribadian terus terang, sama pemalu itu beda, atau nemu yang super hobi bicara VS Karyawan yang sudah bahagia dan optimis. Cara meningkatkan kinerja karyawan tersebut, akan berbeda.

Oleh karena itu, perusahan besar senantiasa membuat tes psikologi demi bisa memahami profil kepribadian setiap orang. Tujuannya, dari profil kepribadian itu, perusahaan bisa memberikan formula program pendekatan training yang pas.

Tentukan Kriteria Profil Karyawan Idaman yang Anda Dambakan

Rusaknya perusahaan / UKM, kadang oleh sebab salah di awal. Karena dia mendapatkan karyawan yang dibawah standar, tapi kita, “Halah yang penting orangnya mau kerja di sini”

Kalau cuma itu saja dasar pertimbangannya. Tanpa menakar Bobot, Bebet, Bibitnya. Ya, tunggu sajalah kehancurannya / anda bakal dibuat repot oleh karyawan baru ini.

Dimana Pasang Iklan Lowongan Kerja Gratis Tanpa Bayar

Saya anggap, anda sudah melakukan tiga macam persiapan sebagaimana di sebut di atas ya. So, kita lanjutkan bahas bagaimana dan dimana pasang lowongan kerja.

Ada cara pasang lowongan kerja:

  1. Timeline facebook/ instagram/ sosmed Pribadimu atau Fanspage personalmu (gratis)
  2. IG / Fanspage Fb toko onlinemu (gratis)
  3. Pasang lowongan kerja terbaru di website toko onlinemu (gratis)
  4. Cari website lowongan kerja yang kalau pasang disitu banyak pelamarnya (memang harus coba coba). Web lowongan kerja lokal. Minta slot postingan lowker premium
  5. Grup FB lowongan kerja / IG info lowongan kerja
  6. Iklan Melalui Facebook Ads / Google Adwords
  7. Pasang lowongan kerja di web seperti OLX

Saya pribadi, lebih suka menginformasikan lowongan kerja dengan cara paid advertising. Bikin penawaran lowongan kerja di website toko sendiri.

Buat fanspage tema lowongan kerja. Lalu di iklankan di facebook, Juga Google Adwords.

Wah berbayar dong. Iya, saya pilih iklan berbayar agar bisa lebih cepat mendapatkan respon dari banyak calon pelamar kerja.

Aitem Yang Disebutkan Saat Membuat Lowongan Kerja Online Apa Saja?

Aslinya tidak ada aturan baku, pakai keumuman saja. Bisa nyontek di bahasa lowker lainnya

Mulai dari :

  • Kenalkan profil sedikit dari perusahaan anda. Misalnya, Kami PT Khesia Indonesia merupakan perusahaan berbasis IT …
  • Sampaikan kriteria istri karyawan yang di impikan. Mulai usia, lulusan jurusan apa, cowok / cewek, dll
  • Suruh melampirkan berkas apa saja. Kirim ke mana lamarannya.
  • Lowongan kerja sampai hari / durasi berapa hari

Saya pribadi memilih, calon karyawan sudah tidak perlu mengirimkan berkas. Saya biasanya meminta dia memfoto beberapa berkas dirinya, foto diri close up, dan data KTP. Semua berkas elektronik itu kirimkan ke whatsapp saya.

Kalau profilnya cocok, baru kita minta hadir ke Kantor. Kita minta dia bawa berkas berkas-nya. Lalu bisa dilakukan interview.

Fitur Gratis Facebook Sebagai Sarana Mengiklankan Lowongan Pekerjaan

Setelah beberapa kali update. Belum lama, Facebook melaunching fitur marketplace. Akhir akhir ini sudah memunculkan fitur baru urusan lowongan kerja.

Saya sudah mencoba-nya. Nanti kalau ada orang melamar kerja, datanya masuk inbox facebook fanspage kita. Saat AnjrahWeb mencoba begitu kesimpulannya.

Cara Merekrut Karyawan dengan Mempergunakan Agency

Syukur punya kenalan orang yang memang ahli dalam rekrutmen.

Agency, kalau memangnya temen temen memiliki cash yang cukup. Bisa datang ke biro psikologi agar bisa mencarkan rekomendasi calon karyawan.

Biro psikologi yang bagus, biasanya memiliki database nama nama orang yang memiliki talent diberbagai bidang bisnis.

Biro psikologi juga memiliki akses resmi ke alat alat tes psikologi.

Cuma, terus terang memang agak mahal mempergunakan cara ini. Kalau UKM ya mending posting lowongan kerja sendiri, diundang, tanyakan berkasnya, lalu wawancara, dan putuskan mau suruh kerja / tidak.

Catatan, pilihlah biro / agency yang memang jadi spesialis di bidangnya. Tidak semua biro itu ahli mendapatkan talent yang bagus untuk semua jenis bisnis.

Cara Interview Karyawan yang bagus Bagaimana?

Ada banyak UKM yang grogi urusan bagaimana melakukan wawancara kerja. Grogi karena dia terkena pemikiran, harus mewawancarai sebagaimana para HRD profesional melakukan wawancara.

Padahal, aslinya, wawancara kerja yang baik mengacu pada tiga fungsi:

  • Agar owner mengenal secara mendalam siapa sih sosok yang mau dijadikan timnya
  • Mengkonfirmasi secara mendalam apakah sudah benar benar tepat orang ini dengan posisi yang sedianya dia dapatkan
  • Mengkonfirmasi dan evaluasi data yang diperoleh dari alat test

Lalu, Bagaimana sih Cara Interview Karyawan Yang Benar?

Aslinya, tidak ada keharusan ya, beberapa saran saja:

  • Buatlah Interview Guide, Sesuaikan dengan Lowongan Kerja yang sudah anda buat. Interview guide berisi daftar pertanyaan yang anda susun. Tanpa interview guide, jika anda pemula, wawancara tidak terstruktur, bahkan cuma jadi obrolan tanpa esensi penting di dalamnya
  • Catat point point inti jawaban dari calon karyawan. Kalau dia belum menyentuh jawaban yang diharapkan, bisa ditanyakan ulang, “Apakah anda telah benar benar mengerti apa yang kami tanyakan?”
  • Lakukan observasi, jadikan bagaimana dia dalam berpakaian, bertutur kata, tata krama, dan sikapnya. Catat seperlunya.
  • Sebelum wawancara, kalau anda punya test psikologi, bisa tanya dulu profil psikologi calon karyawan lebih dulu. Agar kita paham bagaimana berkomunikasi sampai mengorek data dari calon karyawan.
  • Batasi Waktu. Misalnya 15 menitkah.
  • Siapkan lokasi wawancara kerja yang memang nyaman tidak terlalu berisik.
  • Lakukan pengembangan topik wawancara pada hal hal ‘menarik’ yang kadang muncul dari calon karyawan.
  • Boleh melakukan obrolan pembuka sebagai upaya membangun report antar anda dan yang ingin diwawancarai.
  • Tegas dalam mewawancara. Ada kadang calon karyawan yang pandai bersilat lidah, pewawancara jangan sampai larut dalam obrolan tersebut sampai luput inti data yang ingin didapatkan.

Jelas, faktor jam terbang berperan besar. Termasuk intuisi. Intuisi dari owner bisnis terkadang membantu menemukan siapa sebenarnya sosok manusia yang sedang diwawancara.

Intuisi dalam Proses Wawancara Kerja

Misal kadang muncul intuisi:

  • Dia karakternya bagus, cuma butuh di pintarkan skillnya
  • Ini jelas jelas pakar bohong, pandai bersilat lidah
  • Ini orang banyak bicara, banyak menuntut, kerjaan tidak tanggung jawab, dll.

Ya intuisi bukan pertimbangan tunggal. Silakan ambil kesimpulan lengkap setelah dilakukan wawancara.

Cara Memotivasi Karyawan dan Meningkatkan Kinerja Karyawan

Bicara motivasi, teorinya banyak, jurusnya banyak, jelas Solusinya banyak.

Hanya secara praktis di AnjrahWeb ini, kita bisa mencoba memahami motivasi karyawan pakai teori ERG.

Apa itu ERG?

  • Kebutuhan Eksistensi (Existance needs). Kebutuhan akan substansi material. Dasar banget. Apa saja uraiannya: keinginan untuk memperoleh makanan, air, perumahan, uang, kendaraan, dan lain-lain. Fokusnya pada kebutuhan fisiologis dan kebutuhan rasa aman dari Maslow.
  • Kebutuhan Relasi (Relatedness needs). Kebutuhan manusia untuk membagi pikiran dan perasaan dengan orang lain. Terdapat unsur kesempatan dan ruang yang cukup untuk berkomunikasi secara terbuka dengan orang lain yang dianggap penting dan bermakna. Ringkasnya, mencakup kebutuhan sosial dan bagian eksternal (penghargaan) dari Maslow.
  • Kebutuhan Pertumbuhan (Growth Needs). Kebutuhan manusia mengembangkan kecakapan dirinya secara penuh. Bayangkan kalau segala sesuatu rasanya stagnan terus? Ya, kebutuhan bagian intrinsik dari harga diri dan kebutuhan aktualisasi diri pada setiap manusia.

Silakan di analisa. Kira kira, unsur yang mana yang membuat motivasi kerja karyawan anda meredup?

Cara menganalisa, bisa dengan membuat survey sederhana. Pakai google form, kertas berkolom, atau sarana lainnya. Tanpa karyawan perlu menuliskan namanya. Agar lebih terbuka.

Siap siaplah mendapatkan kejutan dari survey tersebut. He he he.

Sebab Sebab Konkret yang Merusak Motivasi dan Kinerja Karyawan

Aslinya ada banyak ya. Anda bisa mulai menghitung dari pengalaman anda sendiri ketika dulu bekerja. Cobalah tanyakan, apa yang membuat anda bad mood di kantor?

Atau bahkan, apa alasan yang kemudian membuat anda keluar dari pekerjaan?

Ijinkan saya mencuplik tulisan Susan M Healthfield menjelaskan alasan paling tinggi kemana orang kemudian keluar dari pekerjaan sebagai alasan motivasi kerja karyawan rusak.

Ya, walau tidak selalunya pas. Hanya saja, kalau karyawan keluar, salah satu asumsinya lahir dari dirinya sudah tidak lagi punya motivasi yang cukup baik bekerja di dalam bisnis anda.

Apa saja alasannya?

Cara Merekrut Karyawan Untuk Toko Online & UKM? Ada 4 Jurus.
Gambar: Alasan Kuat Orang Keluar dari Pekerjaan

Anda bisa lihat, ternyata bukan gaji yang jadi point unggulannya

  1. Tim tidak butuh sampai disejajarkan sebagai teman kepada Anda selaku bos / pemimpin perusahaan. Dia butuh relathionship yang nyaman. Tim harus di didik supaya dia tahu tata krama yang pas berkomunikasi dengan bos. Bagaimana meminta feedback, memberikan usulan, asertif membaca keadaan, sampai bisa membaca mood si bos itu seperti apa.
  2. Bosan terhadap Rutinitas dan pekerjaan yang sudah tidak menantang. Akarnya sebenarnya di passion atau self concept dari karyawan. Kalau pekerjaan itu passion dia, tak pernah ada bosan, tak pernah ada jemu mengerjakan. Self concept keliru, mau pekerjaan udah sebagus apapun, dia sendiri yang selalu gampang bosan.
  3. Masalah sama teman kerja. Coba difikirkan, Kalau anda memiliki best friend di kantor, dibanding di kantor merasa seperti alien anti sosial, nyaman mana? Budaya kerja yang diciptakan karyawan memegang peranan besar di sini. Ajari tim problem solver skill ketika ada masalah dengan temannya.
  4. Ketidakjelasan Peluang Pertumbuhan Karir dan Pertumbuhan Skill diri. Sudah cukup jelas ya, karyawan ingin agar skillnya bertumbuh. Ingin karirnya diperhatikan.
  5. Karyawan tidak tau persis, apa kontribusi dirinya di dalam goal perusahaan. Karyawan bukan sekedar mur dan baut / mesin dalam perusahaan. Sampaikan kepadanya dalam garis besar, dimana kontribusi pentingnya di harapkan. Bukan sekedar hafalan visi dan misi.
  6. Tidak mendapatkan kepercayaan, kebebasan, kemerdekaan bagaimana dia menyelesaikan setiap tugas yang Anda berikan. Padahal dia punya ide ide yang bisa jadi membuat pencapaian goal perusahaan anda jauh lebih baik, hanya, anda tak pernah dengarkan / memberikan kesempatan kepadanya mencoba / membimbing dia implementasikan ide-nya.
  7. Keadaan keuangan perusahaan yang mengerikan. Sebenarnya tidak bermasalah manakala anda aktif mengkomunikasikan upaya upaya apa yang sedang dilakukan agar membuat perusahaan ini tetap jadi tempat aman buat dia ‘mencari bekal kehidupan’.
  8. Umumnya, budaya kerja yang ‘tidak sehat’. Saya pribadi pernah memilih resign sebab waktu sholat dzuhur dan ashar yang terlalu mepet.
  9. Bisnis anda tidak memiliki kebermaknaan yang lebih luas, selain mesin pencetak uang saja.

Setelah tau sembilan akar masalahnya, Apa rencana Anda? Apa rencana anda guna memperbaiki motivasi karyawan? Bagaimana menjaga motivasi karyawan yang sudah tinggi tetap dalam ketinggian yang diharapkan?

Alat Alat Test Psikologi Apa yang Di Gunakan dalam Seleksi Karyawan?

Nah, ini penutup dari saya.

Sering kali, muncul pertanyaan, bagaimana mengetes karyawan? Alat test psikologinya apa saja?

Bagi UKM, agak sulit kalau ranahnya sudah alat test. Pasalnya, Resminya, alat test psikologi hanya boleh keluar dengan lisensi dan pendampingan psikolog.

Tetapi, ada beberapa pendekatan psikologi terapan yang mungkin bisa dipergunakan. Misalnya Test DISC.

Tanyalah ke rekanan HRD yang anda kenal. Biasanya beliau memiliki ilmu mengenai DISC. Kayaknya juga ada test DISC online.

Ada juga yang memakai stifin. Googling aja cara melakukan test stiffin tanpa mempergunakan alat sidik jari stiffin.

Bisa juga dengan analisa golongan darah. Ada banyak buku yang menjelaskan meraba personality seseorang berdasarkan golongan darah.

Ada pengusaha online shop sukses di indonesia, beliau jadikan S.O.P dalam rekrutmen mempergunakan kombinasi tiga alat test. Stiffin tanpa alat sidik jari,Test Golongan Darah, dan kalau tidak salah test DISC.

Kalau mas Anjrah, Cara Merekrut Karyawannya Memakai Tools Psikologi Apa? Kasih tau ndak ya he he he. Rahasia deh.

Test Psikologi wajib disesuaikan dengan posisi apa karyawan itu di rekrut. Ada banyak test psikologi yang bisa diambil seperti DISC, Papikostik, Kraeplin, Test DAP / BAUM, Stifin, Test Kreatifitas, dan Serangkaian Test Kecerdasan.

Tetapi, tetap saja, goalnya nantinya ada di Wawancara juga. So, UKM pemula jangan membatasi diri nggak punya tools psikologi ya, insya Allah dengan kaidah interview yang tepat, bisa kok kita dapat talent yang pas.

Itu dulu kali ya. Bermanfaatkah sharing Cara merekrut karyawan ini? Ada pertanyaan? Atau ada yang kurang jelas? Please Komentar di bawah ya.

Oya, konsep membangun tim digital, langsung baca aja di Bagaimana Membangun Tim Digital Marketing.

Coach Anjrah

2 Comments

Komentarmu Apa? Gantian Sharing Dong

Emailmu tidak saya publikasikan Required fields are marked *

Welcome Kak. Blog Ini, Sharing Ilmunya Pak Anjrah Untukmu. Supaya Kamu Lebih Cepat Sukses Dalam Belajar Internet Marketing & Berbisnis Online.