Cara Bagaimana Menginstall WordPress di Server Linux Digital Ocean

Artikel 0

Minggu minggu, mau sharing dikit Cara Bagaimana Menginstall WordPress di Server Linux Digital Ocean. Ya ini sekaligus sebagai diary pengingat kalau nanti aku sendiri membutuhkan suatu hari nanti. Oke, kita ke materi utama, pada prinsipnya sih ada dua tahapan melakukan instalasi:

  • Install Database
  • Install WordPress

Pertama membuat database. Database prinsipnya ada nama databasenya, username databasenya, lalu pasword database. So, sekarang masuk ke server anda lalu masuk ke Mysql, perintahnya:

mysql -u root -p

 Kalau sudah masuk didalamnya lanjutkan dengan membuat database dengan memberikan perintah:

CREATE DATABASE namadb;

namadb bisa anda ubah ubah sesuai kebutuhan anda. Misal jadi dtbs1, atau lainnya. namadb adalah nama database sebagai contoh saja, lanjutkan dengan memasukan kode:

GRANT ALL PRIVILEGES ON namadb.* TO "userdb"@"localhost" IDENTIFIED BY "pasworddb";

 Perhatikan, pada kode:

  • namadb = nama harus sesuai dengan nama database yang sebelumnya anda create
  • userdb= username masuk databasemu. Maksimal 7 karakter.
  • pasworddb= pasword database sesuai kreasi anda

Lanjutkan dengan flus previllages, ketik kode berikut:

FLUSH PRIVILEGES;

 Lalu keluar dari mysql:

EXIT

 Instalasi WordPress Pada Server Linux

Cara install wordpress di digital oceanKita teruskan belajar instalasi wordpressnya ya. Saya anggap anda sudah menginstall Php My admin dan Nginx di server. Jadi bahasannya langsung instalasi wpnya aja. Prinsip instalasinya:

  • Bikin folder, dimana kamu mau menginstall wordpressnya (kalau add on domain, selesaikan add on domainnya dengan baik setting nginxnya diarahkan ke folder yang mau kamu lakukan instalasi wordpress)
  • Download script wordpress dari servernya
  • Sambungkan Database dengan wordpress dengan edit wp-config.php
  • Lalu jajal untuk login, mencoba proses instalasinya sudah jalan sempurna apa belum

Step stepnya, pertama membuat folder tempat instalasi. kalau folder main domain, atau di domain utama biasanya dipasang di /var/www/ . Pada praktikum ini aku anggap di domain utama aja ya. Mari kita simak lengkapnya:

mkdir -p /var/www/
chown nginx:nginx /var/www/
chmod 775 /var/www

Misal kita mau bikin di folder tokogorden.com, maka nanti jadinya gini:

mkdir -p /var/www/tokogorden.com
chown nginx:nginx /var/www/tokogorden.com
chmod 775 /var/www/tokogorden.com

Oke folder buat naruh file instalan sudah kita buat, langkah selanjutnya restart nginxnya terlebih dahulu dengan memberikan perintah :

service nginx restart
service php5-fpm restart

 Lalu, sekarang lanjutkan dengan memasukan script wordpress ke dalam server kita, kita pindah ke folder /tmp dulu:

cd /tmp

 Ambil script wordpress dari wordpress.org yang terbaru:

wget http://wordpress.org/latest.tar.gz

 Ekstak filenya:

tar zxvf latest.tar.gz

 Pindah file hasil ekstrak ke folder yang mau kita pasang wordpress didalamnya, maka kita masuk dulu ke folder wordpress:

cd wordpress

 Pindah hasil ekstrak ke folder yang dituju:

mv * /var/www/

 Misal kita mau pasang di /var/www/tokogorden.com, maka perintahnya:

mv * /var/www/tokogorden.com

 Oke, smua file sudah dipindahkan ke folder yang mau kita instalkan wordpress di dalamnya. Cara memastikan sudah sesuai apa belum filenya, masuk ke direktory tujuan anda. Misalnya nih ke /var/www/, kita cek sudah ada apa saja file didalamnya dengan mengetikan perintah:

cd /var/www
ls -l

 Kalau sudah benar prosesnya, pada folder tersebut akan ada folder Wp-admin, Wp-content, Wp-include, dan lainnya. Lalu sekarang dilanjutkan dengan change ownership ke nginx dulu:

chown -R nginx:nginx /var/www

 Sekarang waktunya konfigurasikan Wp-Config, kasih perintah lagi:

cp /var/www/wp-config-sample.php /var/www/wp-config.php
chown nginx:nginx /var/www/wp-config.php
nano wp-config.php

Nano adalah perintah membuka file dengan semacam code editor. Ibarat kata kita membuka file menggunakan notepad. Sesuaikan kolom berikut dengan data dari database yang sudah kita buat sebelumnya:

define(‘DB_NAME’, ‘namadb’);
define(‘DB_USER’, ‘userdb’);
define(‘DB_PASSWORD’, ‘pasworddb’);

Misal sudah di edit, simpan pengaturan dengan mengeklik ctrl+X, lalu muncul pertanyaan, kasih “Y”. Konfigurasi wordpress sudah selesai. Sekarang akses saja domain yang kita install. Misal nih http://www.namadomainmu.com/wp-admin/install.php,selesaikan proses memasukan judul web, tagline web, username wordpress, pasword wordpressmu, juga email wordpressmu. Gitu deh. Simpel kan?

Lain lain diskusi di komentar aja ya.

Tags:
Panduan Cpanel Ratakan

Bagi dong pendapat positifmu Mengenai Topik Di Atas