Contoh Smart Business Map, Aplikasi Rancang Bangun Bisnis Keren Karya Pak Budi Isman "Pakai ini, sari husada valuasi dari 2T jadi 12 T, dalam waktu singkat!"

AnjrahWeb.com – Bisa jadi ada yang bertanya, Smart Business Map itu Apa? Baik, Smart Business Map adalah 12 pertanyaan fundamental yang akan membantu anda merumuskan bagaimana membangun, membesarkan, dan menjaga agar bisnis terus stabil.

Smart Business Map di susun oleh CEO Senior yang sangat berpengalaman di indonesia, namanya pak Satrio Budi Isman. Dari beliaulah, dari saripati pengalaman beliau selama berbisnis / jadi konsultan / jadi coach bisa merumuskan ilmu Smart Business Map bagi kita semua.

Smart Business Map setau saya sebenarnya bukan CANVAS DESAIN BISNIS yang benar benar baru. Pasalnya sudah pernah ada dibahas pula dengan LEAN CANVAS, MODEL BUSINESS CANVAS, dan Canvas model bisnis lainnya. Hanya saja, pada beberapa sisi, Smart Business Map yang susah di cari pdf, ppt, atau video youtube-nya saya rasakan cocok banget buat iklim starup business di indonesia.

Apa pentingnya belajar Smart Business Map?

Hari ini manusia itu overloaded information. Informasi ada di mana mana, bertebaran, berserakan.

Sayangnya, kapasitas otak kita untuk memilah dan memilih serba terbatas. Ibarat kata, kita mau bangun rumah. Kita googling, kita youtubing, cari segala literatur mau bangun rumah itu kudu bagaimana.

Yang ada apa? malah bingung sendiri.

Begitu juga dalam bisnis. Kadang kita itu merasa sudah mengurus dan memperhatikan hal hal yang penting. Padahal aslinya kita itu malah cuman sibuk di hal hal tepi.

Proses proses bisnis yang fundamental malah terlewat walau kita tiap hari sudah sibuk.

Nah, dari kacamata pandang saya, Smart Business Map tau aneka canvas bisnis lain prinsipnya akan membantu kita fokus pada hal hal yang paling asasi dari sebuah bisnis. Apalagi yang bikin maps-nya kan orang pengalaman.

Seperti pak Budi Satrio Isman ini, beliau dulunya CEO-nya Coca Cola Indonesia. Perusahaan PMA bonafid yang nggak sembarang orang bisa sampai puncak CEO-nya.

Lalu beliau pegang kalau enggak salah SGM. Dari valuasi cuman sekitar 2 T, dalam waktu satu tahunan dengan izin Allah valuasi menjadi 12 T. Angka yang super wow.

Maka, marilah, kita sebagai pebisnis owner, atau pebisnis pemula. Jangan gampang terjebak pada hal hal yang belum teruji. Hal sibuk namun miskin manfaat. Kita pelajari rumusan ini buat bisnis kita.

Apa saja Pertanyaan penting dalam Smart Business Map?

Langsung saja ya dicermati, sejauh mana anda bisa menjawab pertanyaan dengan baik, sebegitu juga sebenarnya kesehatan dari bisnis kita akan terwujud.

Baik, tanpa panjang lebar kita simak gambar mapsnya lalu kita baca penjelasannya (penjelasan terus terang saya kopas dari blog pak budi isman). Tambahan dari saya, saya kasih tulisan Anjrah di depannya, Woke?

smart business map budi satrio isman sbm pro

PLAYING FIELD

1. What is the problem your business is trying to solve? disini kita mencoba mencari inti dari business tersebut dan melihat sebetulnya apakah mereka memberikan solusi terhadap persoalan konsumen mereka?

Karena pada dasarnya “Needs” dari konsumen hanya akan tercipta (ada) kalau ada persoalan yang ingin mereka selesaikan. Contoh sederhana adalah persoalan “lapar” yang ada di konsumen maka akan timbul business “makanan”.

Anjrah: Contoh lainnya bagaimana bisa lahir di masa sekarang gojek. sebagai jawaban atas masalah transportasi yang efektif dan efisien di kota kota yang jalannya semakin ruwet. Lahir airy room / airbnb sebagai solusi atas penginapan yang ‘murah’ lebih banyak pilihan bagi orang yang senang traveling.

2. Who has the problem? Ini berkaitan dengan pertanyaan no 1. Karena kita harus jelas tahu siapa sebenarnya yang punya problem tersebut. Kalau dalam bahasa teorinya mungkin disini kita mencoba melihat “Target Market” atau “market segment” yang ingin kita berikan solusi dengan business kita.

Kalau dengan contoh persoalan “lapar” di atas tanpa kita dengan jelas tahu siapa yang lapar tersebut, kemungkinan besar kita mencoba memberikan solusi makan untuk semua orang. Namun kalau kita fokus ke target market anak-anak, misalnya, maka mungkin solusi yang kita berikan adalah makanan yang khusus di design untuk anak-anak.

Anjrah: Tak pernah ada produk yang bisa menyelesaikan masalah buat semua orang. Bahkan misalnya beras. Logikanya kan semua makan beras. Tetapi dalam perkembangannya, yang berurusan dalam rumah tangga kaitannya sama beras. Terkadang itu sudah bukan lagi pemilik rumah, bisa jadi malah si pembantu rumah yang jadi sasaran penyelesaian problem.

Kalau kita main facebook ads, bisa jadi melakukan profilling who has the problem melalui 98 faktor ini.

3. What is the solution? Banyak para pengusaha yang mulai business nya dengan membuat produk atau jasa, kemudian baru mencari pasarnya. Dalam kaitannya ini, kita melihat dulu problem dan keperluan dari target market kita, baru di coba memberikan solusinya.

Anjrah: Perlu riset yang mendalam. Supaya solusi benar benar fit dengan masalah yang dihadapi oleh target market kita. Bisa jadi solusi yang kita buat ideal, malah itu jadi masalah besar buat customer kita. Atau bahkan orang orang yang punya problem tidak melihat solusi kita itu worthed buat dia bayar.

Merumuskan solusi bisa baca soal scamper. Ilmu sederhana tapi dahsyat buat membuat inovasi solusi dalam banyak hal.

4. How Big is the Market? Kalau pertanyaan 1-3 sudah bisa dilihat maka saya biasanya akan melihat seberapa besar pasar dari business tersebut, dengan solusi yang di berikan untuk target market yang sudah di identifikasi. Buat apa business yang potensi marketnya kecil dan tidak punya kemungkinan untuk berkembang di masa yanaga kan datang?

Anjrah: ada banyak pengusaha terobsebsi pada produk. Kalau obsebsi pada produk yang kebetulan marketnya besar sih nggak apa apa. Kadang yang terlalu dalam berpikir produk saya harus unik. Capek mikirin produk sampai tidak sempat meraba sebenarnya ini segede apa sih pasarnya.

Jangan jangan macam ikan dalam aquarium, dia melihat aquarium itu bak lautan. Padahal dia cuman dalam kubus kaca kecil di dalam ruangan. Cara yang bisa dilakukan agar bisa meraba seberapa besar sih pasarnya, bisa lihat dari data pesaing. Kalau online bisa cek juga dari data audience di fb ads, google trends-nya bagaimana, lalu adwords itu monthly searchnya bagaimana. Umumnya begitu.

5. What Factors will impact the business? pertanyaan no 5 ini yang termasuk paling sering di abaikan oleh pengusaha, apa lagi usaha yang masih kecil. Padahal ada banyak faktor yang mungkin sulit anda kontrol (external factor) yang sangat mempengaruhi business anda.

Apa saja yang penting kita pantau dan kelola? Ada faktor Pemerintah dengan kebijakan dan regulasi, faktor kompetitor/pesaing , faktor Tokoh masyarakat/LSM, Supplier , Teknologi yang berubah dan perubahan perilaku konsumen. Faktor-faktor ini harus kita jaga dan pantau karena semuanya ini bisa memberikan dampak yang negatif dan juga bisa menjadi positif terhadap business kita.

Anjrah: sudah sangat jelas.

MARKET LANDSCAPE

6. Why do people choose you? ini adalah pertanyaan yang mencoba melihat apa yang menjadi alasan konsumen untuk memilih produk atau jasa anda? Apa bedanya dengan yang lain? Nilai apa yang di berikan ke konsumen sehingga mereka menjadi tertarik? Penetapan harga anda bagaimana?

Anjrah: bisa jadi yang dimaksud adalah value.

Value bisa dibuat dengan adanya story. Hostory sejarah dari produk itu sendiri bagaimana. Ada banyak warung makan / bahkan produk online hari ini di kasih ‘bumbu’ story dari masa lalu. Warisan masa lalu. Bumbu warisan tradisi siapa.

Value bisa juga dari teknologi yang terkini. Atau jadi yang pertama dibidang apa. Atau bisa juga dari value atribut value pemiliknya atau bagaimana value perusahaan itu dibangun.

7. How do you sell your products? Konsumen sekarang, dengan banyak pilihan produk dan jasa, secara umum akan lebih memilih produk yang memang memberikan solusi untuk mereka dan mudah untuk mendapatkannya. Bagaimana caranya selama ini kita memasarkan produk kita.

Sistem distribusi kita bagaimana? Apakah offline saja atau ada juga online distribution? Apakah kita memakai mediator atau melakukan direct selling? Business model anda juga menentukan sukses atau tidaknya usaha anda.

Anjrah: cukup jelas ya kalau bagian ini, di AnjrahWeb.Com di ubek ubek saja sudah banyak bahasan mengenai selling. Spesifik materi jualan kalau hari ini, jaman online ya. Banyak orang cenderung jualan mempergunakan materi video. Mau video ads instagram, facebook, youtube, dan sebagainya. Bikin video pakai tools apa saja? Simak DI SINI.

8. How do you keep your customer?  business yang mempunyai customer yang loyal biasanya akan lebih lama bertahan dan maju. Konsumen yang sudah mencoba produk anda dan tanpa adanya cara untuk tetap melakukan “engagement” dengan mereka maka bisa jadi mereka akan berpindah ke hati yang lain. Karena kompetitor tidak akan diam saja.

alur keputusan pembelian konsumen suspect lead prospect client
Bagaimana Menjaga dan Mengelola Customer

Anjrah: kuncinya kalau pendapat saya ya di berani melakukan follow up secara proporsional. ada banyak pebisnis takut memfollowup customernya hanya karena khawatir nanti kalau kena komplain atau bingung mau berkata apa saat follow up. Padahal melakukan follow up ya sama seperti kita dulu pas lagi jatuh cinta, pokmen apapun caranya usaha terus agar dia selalu mendapatkan ‘porsi’ kiriman perhatian ‘yang cukup’ dari kita. Masih inget kan ngapain aja? Khusus jomblo, menangislah… hahaha

OPERATIONAL PROFITABILITY

9. How do you increase your revenue? Business tanpa cash flow akan mati. Cash flow yang baik hanya di dapat kalau ada penghasilan/revenue. Jadi melihat dari mana saja Revenue sebuah usaha akan sangat penting. Apakah revenue mereka tergantung kepada satau atau dua produk saja?

Apakah ada income lain yang bisa memberikan tambahan? Bagaimana selama ini pertumbahan pendapatan mereka? Apakah dari penambahan konsumen saja atau ada juga dari penambahan pembelian dari setiap konsumen yang sudah ada? Banyak faktor lainnya yang harus kita lihat.

Anjrah: prinsipnya yang paling sederhana, buatlah program upselling + crosselling. Kayak di minimarket. Kita belanja apapun biasanya kasirnya akan bilang, “mau sekalian pulsanya pak?”. Apa coba tujuannya? Lalu kalau kita beli makanan di kaki lima, serta merta mereka akan tanyakan, “Mau minum apa? Mau bungkus sekalian?”. Lalu paket bundling, paket diskon, paket beli 5 gratis satu. Daan berbagai strategi yang bisa diterapkan.

10. How do you manage your cost? Dalam kondisi ekonomi seperti sekarang ini maka perhatian kita terhadap pengelolaan biaya sangat penting. Karena secara sederhana keuntungan hanya dapat kalau Pendapatan lebih besar dari biaya? Kalau kita tidak bisa naikan pendapatan, logikanya kontrol biaya? Cek satu persatu item biaya yang paling besar…biasanya ada di biaya HPP dan Overhead cost. Kalau anda investasi terlalu agresif maka resiko dalam cash flow dan sekaligus kenaikan biaya.

Anjrah: silakan baca pembahasan manajemen keuangan, sudah saya tulis. Juga ilmu aliran cashflownya.

11. What is your Core Resources? Setiap business pasti mempunyai “Core resources” yang harus di kelola dengan baik. Karena “Core resources” ini kalau tidak ada, maka perusahaan akan mati. Perusahaan konsultan dan jasa biasanya “core resources” mereka adalah SDM mereka. Perusahan Kopi Kapal Api “core resources” mereka adalah Kopi.

Anjrah: Kalau bicara toko online, maka core resources menurut saya ya jelas servernya. Saya sendiri nggak main main kalau urusan server. Aku sekarang pakai server semidedicated kreasi orang indonesia YANG DI SINI.

Lalu, karena saya masih manual pakai layanan CS, maka Internet di rumah pun dibuat double hotspot. Saya pakai telkomsel kartu halo dan ISP lokal (ambil di speedy / biznet sumbernya). Core resources lain, aplikasi whatsapp harus beres. HP harus ada pulsanya. Daan sebagainya. Kenali hal hal kunci yang kalau enggak ada bisa bisa proses bisnismu berhenti karenanya. Bisa juga urusan lisensi dan lain sebagainya. Pastikan ada orang jagain hal penting itu jangan sampai lepas.

12. How do you develop your team? Saya adalah orang yang paling ngotot mencoba melihat masalah SDM dan team manajemen sebuah business. Karena ujung-ujungnya, saya selalu mengatakan “we are in people business”. Tanpa SDM yang berkwalitas baik, punya budaya yang baik niscaya sebuah usaha akan mengalami kesulitan. Dana bisa di cari, teknologi dan mesin bisa di beli. Namun mengembangkan SDM akan membutuhkan waktu.

Anjrah: Bagaimana caranya? bisa dijadwalkan ikutkan training. Atau kita training sendiri. Suruh baca buku. Micro teaching dan meeting rutin pagi sore bisa jadi bagian dari cara kita mendevelop team.

Bila memang ada dana dan biaya bisa pakai jasa coach yang memang dibutuhkan. Saya secara pribadi juga kadang diminta bantu untuk membangunkan tim internet marketing di beberapa perusahaan klien saya. Membantu lakukan analisa dan sebagainya. Sehingga project online bisa terarah.

Sama, kenali dengan baik anggota TIM-mu. Fokus pada orang orang yang mendukung suksesmu, buang jauh jauh yang memang cuman jadi ‘benalu’. Simak video berikut sebagai bahan renungan:

 

Itulah Smart Business Map, Rangkumannya ada di 3 Hal Ini

Melihat 3 Faktor utama Playing Field, Market Landscape, Operational Profitability dengan 12 pertanyaan dasar, maka biasanya kita akan mendapatkan semacam Snapshot (Foto) dari kesehatan sebuah usaha. Dari sini kalau kita ingin melihat lebih dalam dengan data dan fakta yang ada akan lebih baik. Minimal dengan ini kita sudah mendapatkan titik fokus persoalan maupun area yang perlu di perbaiki.

Sebagai tambahan, tapi aslinya penting, beberapa uraian smart business map langsung kita pelajari dari pak budi. Walau diworkshop uraiannya lebih detail sih aslinya. Simak:

Pengenalan apa itu smart business map

Mengetahui Playing Field Bisnis kita

Tau kah market landscape sejati dari bisnis anda?

Bagaimana operational profitability

Note, saya sendiri belum pernah ikut workhsop Smart Business Map. Jadi misal keliru salah, dimaafkan ya. Insya Allah dalam waktu dekat saya ikut workshopnya agar semakin utuh dapat gambaran mengenai ilmu ini.
Sementara, Saya baca pakai kacamata pandang saya sebagai pelatih dan pelaku bisnis online startup. Masih kurang lengkap sih, kebetulan sudah capai ngetik dan semoga nanti bisa ada waktu longgar lagi buat nambahin. Makasih udah nyimak ya. Yang mau nambagin, persepsinya ketik aja di kolom komentar ya.

Update Agustus 2018! Asik Bisa Belajar Bareng SBM di Sajen DigitalPreneur!

Alhamdulillah saya dapat kontak salah satu pelatih senior ilmu SBM ini, murid pak budi isman, namanya Coach Dodi Zulkifli. Beliau ini pakar branding, pebisnis senior dari semarang, dan melalui ilmu sbm ini sudah banyaaaaaak bantu bisnis ukm-ukm indonesia jadi makin baik.

Kita adakan workshop ya prinsipnya sharing pengetahuan dari beliau di Grand Tjokro Hotel, Kamis- Jumat, 23-24 Agustus 2018 (selepas idul adha). Ini pamflet eventnya:

workshop smart business map klaten

Asik ya? Hayuuuk bareng bareng belajar. Pendaftaran langsung telepon (nomornya ada di pamflet) whatsapp ke pak bilal ya. Autochat whatsapp ke pak bilal KLIK DI SINI

Coach Anjrah

Topik Diskusi:

Contoh smart business map untuk anak anak, smart business map, Contoh smart business map, smart bussines map, smart business map pdf, membedah smart business maps, buku smart business map, pengertian Smart Business Map (SBM), skart busines maping, contoh pertanyaan sbm mapping, 12 pertanyaan smart business map

Komentarmu Apa? Gantian Sharing Dong

Emailmu tidak saya publikasikan Required fields are marked *

Welcome Kak. Blog Ini, Sharing Ilmunya Pak Anjrah Untukmu. Supaya Kamu Lebih Cepat Sukses Dalam Belajar Internet Marketing & Berbisnis Online.